LegalTechTalk kembali diselenggarakan untuk kedua kalinya sebagai ajang legal technology berskala internasional mempertemukan para pemangku kepentingan industri hukum global. Pada tahun 2026, LegalTechTalk bakal digelar pada 17-18 Juni 2026 mendatang di InterContinental London The O2, London, Inggris. Fokus utamanya pada transformasi hukum melalui pemanfaatan teknologi mutakhir.
Acara ini menjadi ruang strategis bagi praktisi hukum, regulator, investor, serta pelaku teknologi hukum untuk mendiskusikan arah masa depan profesi dan layanan hukum. Penyelenggaraan sebelumnya, LegalTechTalk berhasil menarik lebih dari 5.500 peserta. Setidaknya menghadirkan 300 lebih pembicara, dan menyajikan puluhan sesi diskusi terkait kecerdasan buatan (AI), manajemen data, keamanan siber, serta otomasi dalam operasional hukum.
Bagi peserta dari Indonesia keikutsertaan dalam LegalTechTalk dinilai strategis seiring modernisasi lanskap hukum nasional. Perkembangan teknologi seperti AI, blockchain, dan automation tools telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik hukum global. Dengan mengikuti forum ini, praktisi hukum Indonesia diharapkan dapat mengadopsi praktik terbaik internasional dan mengintegrasikannya ke dalam konteks hukum nasional.
LegalTechTalk 2026 terbuka bagi berbagai kalangan. Antara lain in-house counsel dengan memperluas jejaring dan memperoleh solusi efisiensi biaya serta penangan isu hukum kompleks. Kemudian investor untuk mengidentifikasi teknologi dan layanan hukum inovatif.
Baca juga:
- Legal Drafting Jadi Keterampilan yang Paling Diburu Mahasiswa Hukum
- Divisi Legal Berperan Penting dalam Menjamin Perusahaan "On The Track"
Selanjutnya firma hukum dapat membangun kemitraan komersial, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing, juga bisa untuk regulator untuk memahami perkembangan regtech dan tantangan regulasi masa depan. Bahkan bisa untuk LegalTech dan solution providers guna memperluas relasi bisnis dan kerja sama strategis.
Delegasi Indonesia dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan selama 13-20 Juni 2026 meliputi banyak agenda, yaitu kunjungan ke otoritas hukum Inggris. Seperti UK Supreme Court, London Court of International Arbitration (LCIA), dan Burford Capital. Kemudian side event LegalTechTalk, dan program cultural enrichment termasuk kunjungan ke British Museum, Buckingham Palace, dan Greenwich Market.
















