Terbaru

Lulus Kuliah Hukum, Lanjut S2 atau Cari Pengalaman Kerja Dulu?

Baik itu melanjutkan studi lagi atau mencari pengalaman kerja terlebih dahulu, kedua hal tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Kamu harus mempertimbangkan dengan matang-matang sebelum memutuskan ingin lanjut S2 atau langsung bekerja.

Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 4 Menit

Menjadi seorang akademisi seperti dosen atau peneliti hukum, akan dituntut untuk fokus terhadap spesialisasi bidang hukum tertentu. Misalnya, terdapat peminatan hukum bisnis dan ekonomi, hukum ketenagakerjaan, hukum litigasi atau sistem peradilan pidana, dan bidang hukum lainnya. Kemudian, jika kamu bercita-cita ingin menjadi seorang notaris, maka kamu harus mengambil magister kenotariatan.

Melanjutkan studi S2, berarti kamu harus mengeluarkan biaya yang cukup besar. Kecuali, jika kamu mendapatkan beasiswa sebelumnya. Artinya, kamu harus siap secara finansial terlebih dahulu sebelum memutuskan akan melanjutkan sekolah hukum lagi. Selain itu, jangan lupa untuk mempersiapkan kampus tujuanmu, dan peminatan yang akan kamu ambil memang sesuai dengan apa yang kamu butuhkan.

Jadi, S2 atau cari pengalaman kerja dulu?

Kembali lagi, pertanyaan ini dapat kamu jawab tergantung apa impian yang ingin kamu capai. Jenjang S2 memang sangat berbeda dengan S1, karena kamu dituntut untuk berpikir kritis, memperbanyak diskusi, dan lebih mandiri dalam belajar, bukan hanya mendengarkan dosen ceramah saja.

Mengambil S2 juga tidak menjamin kariermu akan langsung sukses dan cemerlang. Begitu halnya dengan fresh graduate yang memutuskan untuk langsung bekerja, walaupun masih minim pengalaman, bukan berarti ia tidak bisa bersaing dengan kandidat lain yang memiliki jenjang pendidikan di atasnya.

Baik itu melanjutkan studi lagi atau bekerja langsung setelah lulus, kedua hal tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Kamu harus mempertimbangkan dengan matang-matang sebelum memutuskan ingin lanjut S2 atau langsung bekerja.

Jangan sampai kamu memilih untuk S2, hanya sebagai pelarian karena enggan untuk bersaing di dunia kerja atau belum siap untuk menghadapi kewajiban secara finansial. Atau sebaliknya, kamu memilih untuk langsung bekerja karena hanya ikut-ikutan teman, padahal kamu sebenarnya belum tahu ingin bekerja di bidang apa. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa minat dan bakat yang kita punya sebelum akhirnya terjun di dunia profesional hukum.

Tak kalah penting, untuk kamu yang ingin atau sedang melanjutkan studi S2, mari lengkapi pemahaman riset mu bersama kelas Online Course Hukumonline Riset dan Analisis Hukum Secara Online (pengajar: Christina Desy, S.H., LL.M, Legal Research and Analysis Manager di Hukumonline) atau bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri untuk melamar pekerjaan bisa mengikuti kelas Mempersiapkan Karier Ideal Bagi Lulusan Fakultas Hukum (pengajar: Haryo Utomo Suryosumarto, Founder dan Managing Director di PT Headhunter Indonesia).

Halaman Selanjutnya:
Tags: