Puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember (Unej) melakukan aksi solidaritas di depan Kantor Dekanat FH, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin, untuk meminta pihak kampus menciptakan ruang aman dari pelecehan seksual.
Aksi tersebut dipicu keresahan para mahasiswi yang telah menjadi korban pelecehan seksual oleh salah satu mahasiswa dengan memotret bagian sensitif mahasiswi secara diam-diam tanpa sepengetahuan korban, kemudian foto itu sempat viral di media sosial.
"Kami mendesak pihak kampus mengusut tuntas kasus tersebut dengan perspektif yang benar-benar melindungi korban, bukan sebaliknya," kata koordinator aksi Avicena Panacea Derryl di Fakultas Hukum Unej.
Baca juga:
- UI Bertemu Kementerian PPPA Terkait Penanganan Kasus Pelecehan Seksual
- Ketika Grup Chat Jadi Ruang Kekerasan Seksual, Tantangan Penegakan Hukum dan Mekanisme Etik
Selain itu, pihak kampus juga harus memastikan terpenuhinya hak korban dan mengecam segala bentuk kekerasan seksual, serta menindak tegas setiap pelaku dengan seadil-adilnya.
"Mahasiswa berharap adanya komitmen bersama seluruh civitas akademika dalam menciptakan ruang aman di lingkungan kampus, sehingga bukan hanya wacana," tuturnya.
Ia menjelaskan kekerasan seksual bukanlah urusan pribadi korban semata, namun masalah bersama karena kekerasan seksual adalah pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia.
















