Mahasiswa Hukum Perlu Antisipasi Perkembangan Teknologi
Utama

Mahasiswa Hukum Perlu Antisipasi Perkembangan Teknologi

Ada celah antara keterampilan lulusan sekolah tinggi hukum dengan kebutuhan industri.

Oleh:
Ady Thea DA
Bacaan 3 Menit
Chief Content Officer Hukumonline, Robert Sidauruk dalam diskusi bertema Navigasi Karir Hukum di Era Teknologi:Meningkatkan Peluang di Era Society 5.0 di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (8/12/2023). Foto: RES
Chief Content Officer Hukumonline, Robert Sidauruk dalam diskusi bertema Navigasi Karir Hukum di Era Teknologi:Meningkatkan Peluang di Era Society 5.0 di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (8/12/2023). Foto: RES

Perkembangan teknologi seolah tak pernah berhenti mengikuti zaman. Kegiatan yang dilakukan setiap hari juga tak luput dari pemanfaatan teknologi termasuk kerja-kerja profesi yang bergelut di bidang hukum. Para profesional hukum perlu memahami bagaimana memanfaatkan teknologi untuk menunjang kerja-kerja yang dilakukan.

Chief Content Officer Hukumonline, Robert Sidauruk, mengatakan teknologi berfungsi sebagai penggerak, menjadikan kegiatan yang tadinya mustahil menjadi mungkin dilakukan. Misalnya untuk proses perkuliahan, posisi dosen di Surakarta dan mahasiswanya ada di Jakarta, tanpa bantuan teknologi kegiatan perkuliahan tak mungkin bisa dilakukan.

“Dengan memanfaatkan teknologi daring kegiatan perkuliahan itu bisa dilakukan,” kata Robert dalam diskusi bertema Navigasi Karir Hukum di Era Teknologi:Meningkatkan Peluang di Era Society 5.0 di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (8/12/2023).

Robert menekankan mahasiswa hukum harus memahami asas dan teori hukum. Sebab secanggih apapun teknologi yang berkembang kedua hal itu harus menjadi pedoman. Misalnya, tentang syarat sah perjanjian dan lainnya. Mahasiswa hukum harus paham bagaimana cara teknologi bekerja dan memiliki keterampilan untuk berkomunikasi secara baik. Tapi mahasiswa hukum juga harus kritis terhadap teknologi, karena tidak menutup kemungkinan ada bias dalam penyampaian informasi melalui teknologi seperti ChatGPT.

Baca juga:

Peluang sarjana hukum untuk masuk di berbagai bidang pekerjaan menurut Robert sangat terbuka lebar. Perkembangan teknologi yang ada menuntut mahasiswa fakultas hukum untuk memiliki keterampilan berkomunikasi melalui konten video secara daring. Mengingat cara itu yang menjadi tren saat ini untuk menyampaikan informasi dan berkomunikasi.

“Kita dituntut bukan hanya mengkonsumsi informasi, tapi juga membuat konten. Dalam menyampaikan informasi lewat konten harus kreatif,” ujarnya.

Tags:

Berita Terkait