Seiring akan berakhirnya masa kepengurusan Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Ilumni FH Unpar) periode 2021-2025, organisasi alumni tersebut bersiap menggelar kongres sekaligus pemilihan ketua umum yang baru pada akhir Januari 2026 mendatang.
Kongres Ilumni FH Unpar yang semula dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2025 mengalami penyesuaian waktu dan direncanakan digelar pada 31 Januari 2026. Kongres rencananya akan tetap diselenggarakan di lingkungan kampus FH Unpar, Bandung, sebagaimana tradisi yang selama ini dijalankan. Pelaksanaannya akan menggunakan mekanisme hybrid yakni mengkombinasikan kehadiran langsung dan daring.
Dalam konteks pemilihan ketua umum tersebut, nama Novio Manurung muncul sebagai salah satu calon yang menyatakan kesiapannya maju dengan nomor urut 01. Ia menilai pencalonan dalam organisasi alumni bukanlah hal yang mudah, mengingat di tengah dinamika perubahan yang cepat, Ilumni FH Unpar dituntut untuk tetap relevan, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi alumni, masyarakat, dan negara.
Dalam pencalonannya, Novio didukung oleh tim pemenangan yang terdiri dari alumni lintas Angkatan. Tim ini juga mulai melakukan silaturahmi ke sejumlah pihak, termasuk media hukum Hukumonline, yang dinilai memiliki kedekatan historis dengan FH Unpar.
Pencalonan Novio membawa visi untuk melanjutkan dan memperkuat keberlanjutan organisasi alumni. Salah satu fokus utamanya adalah melanjutkan kerja sama yang telah dibangun kepengurusan sebelumnya, termasuk kemitraan dengan Hukumonline. Ke depan, ia berharap kolaborasi tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan seminar dan diskusi hukum berskala besar yang diselenggarakan secara rutin, dengan dampak yang tidak hanya dirasakan oleh alumni, tetapi juga masyarakat luas dan pemangku kebijakan.
“Hadir, berdampak, berbagi kesempatan adalah komitmen kami untuk memperkuat kembali kebersamaan alumni. Kami hadir untuk terhubung, berdampak melalui kontribusi nyata, dan berbagi kesempatan agar seluruh alumni dapat tumbuh bersama,” jelas Novio saat berkesempatan berkunjung ke kantor Hukumonline, Kamis (18/12/2025).

Suasana kunjungan Calon Ketua Umum Ilumni FH Unpar beserta tim ke kantor Hukumonline, Kamis (18/12/2025).
Lebih jauh, Novio menegaskan bahwa pencalonannya membawa komitmen keberlanjutan terhadap kepengurusan Ilumni FH Unpar sebelumnya.
“Kami ingin meneruskan capaian pengurus sebelumnya, menjaga kesinambungan organisasi, mendorong inovasi berkelanjutan, serta memastikan partisipasi dan kontribusi seluruh elemen Ilumni FH Unpar dan sivitas akademika FH Unpar,” ujar Alumnus FH Unpar angkatan 2001 ini.
Sebagai calon ketua umum, Novio menawarkan kerangka kerja ‘Rumah Ilumni’ sebagai fondasi kepemimpinannya. Kerangka kerja pertama berfokus pada penguatan internal, data, dan kebersamaan. Program utamanya adalah Rumah Ilumni 4.0, yang mencakup pendirian sekretariat di Jakarta dan Bandung serta pembangunan database digital alumni yang modern dan terintegrasi.
Program berikutnya adalah Guyub Barengan, yang menghadirkan ruang kebersamaan melalui forum Ilumni FH Unpar serta kegiatan olahraga dan hiburan. Pilar ketiga adalah Suara Ilumni, berupa media informasi seperti podcast, buletin, dan majalah digital FH Unpar.
Ketiga program tersebut ditopang oleh tiga pilar kepemimpinan yakni kreativitas, kolaborasi, dan kontribusi. Seluruhnya dirancang untuk memperkuat peran Ilumni FH Unpar melalui kebersamaan internal, sinergi dengan fakultas, mahasiswa, dan lembaga eksternal, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.
Kerangka kerja kedua adalah Sinergi Akademika, yang menitikberatkan pada kolaborasi alumni, mahasiswa, dan fakultas. Program ini mencakup Ilumni Mengabdi Kampus, berupa dukungan terhadap akreditasi, yudisium, kurikulum, seminar, kuliah tamu, riset, dan pengembangan akademik.
Selain itu, terdapat Jendela Karier & Talenta, yang berfokus pada pendampingan kemahasiswaan melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, kolaborasi program MBKM, magang, kerja praktik, serta pengembangan karier bersama HMPSIH. Program ini juga diperkuat dengan Beasiswa Karya Dharma Ilumni sebagai wujud regenerasi dan kepedulian terhadap mahasiswa.
Kerangka kerja ketiga adalah Bhakti untuk Negeri, yang menegaskan komitmen Ilumni FH Unpar untuk hadir lebih luas melalui kontribusi di bidang hukum dan kebijakan publik. Pilar ini diwujudkan melalui Ilumni Policy Forum, LBH Ilumni FH Unpar, program Legacy Ilumni, serta Ilumni FH Unpar Berbagi.
“Kami ingin Ilumni FH Unpar hadir, berdampak, dan memberi kesempatan. Bukan hanya untuk alumni, tetapi juga untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Novio.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Chief Media and Engagement Officer Hukumonline, Amrie Hakim yang menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Novio beserta tim dalam kunjungan ke kantor Hukumonline. Ia mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun substansial, dengan diskusi yang cukup panjang.
“Senang hari ini bisa mendengar lebih lengkap alasan dan panggilan untuk maju sebagai calon Ketua Iluni FH Unpar, karena memang selama ini hubungan FH Unpar dan Hukumonline cukup dekat,” ujar Amrie.

Chief Media and Engagement Officer Hukumonline Amrie Hakim.
Ia juga menyinggung rekam jejak FH Unpar dalam ajang pemeringkatan pendidikan hukum. Dalam beberapa kali ajang Top Indonesian Law School yang diselenggarakan Hukumonline, FH Unpar secara konsisten menempati peringkat teratas yang salah satu penilaiannya juga dilihat dari kualitas alumninya.
Amrie menilai tiga program utama yang disampaikan Novio mencerminkan satu semangat kunci yakni menghadirkan dampak nyata, baik bagi Fakultas Hukum, Ikatan Alumni, dan masyarakat secara luas. Ia berharap seluruh rangkaian proses pemilihan Ketua Ilumni FH Unpar dapat berjalan dengan baik.
“Saya berharap yang terbaik. Bagaimanapun ini adalah berlomba-lomba dalam kebaikan,” katanya.

Calon Ketua Umum Ilumni FH Unpar Novio Manurung beserta tim (kiri) usai kunjungan ke kantor Hukumonline.
Untuk diketahui, Novio Manurung merupakan Managing Partner MFS Law Firm. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di FH Unpar pada 2005 dan meraih gelar Doktoral Hukum dan Magister Hukum dari Universitas Pelita Harapan. Di FH Unpar, Novio juga terlibat aktif dalam Ilumni FH Unpar kepengurusan 2021-2025 sebagai Dewan Alumni. Sebelum mendirikan MFS Law Firm, Novio berkarier di salah satu bank swasta besar sebagai branch manager yang menangani nasabah prime dan korporasi, sekaligus berpengalaman sebagai penasihat keuangan.
















