Makarim & Taira S. Ungkap Kunci Sukses Bertahan Hingga 4 Dekade
Makarim & Taira S. Ungkap Kunci Sukses Bertahan Hingga 4 Dekade
Road to Top 100 Indonesian Law Firms 2022

Makarim & Taira S. Ungkap Kunci Sukses Bertahan Hingga 4 Dekade

Mulai mengelola manajemen konflik yang baik, memegang teguh nilai integritas, ketekunan, konsistensi, kekompakan para partner, hingga selalu terbuka untuk belajar.

Oleh:
Aida Mardatillah
Bacaan 4 Menit
Managing Partner Makarim & Taira S. Counsellors at Law, Lia Alizia. Foto: RES
Managing Partner Makarim & Taira S. Counsellors at Law, Lia Alizia. Foto: RES

Mengembangkan kantor hukum dengan track record yang baik, menjadi besar, hingga terus bertahan di segala zaman bukanlah hal mudah. Terlebih, adanya berbagai macam kepala yang memiliki perbedaan pendapat, ego, dan tingkat keilmuan yang berbeda dapat menyebabkan konflik dalam sebuah kantor hukum. Imbasnya dapat menyebabkan kantor hukum tersebut tidak bertahan lama alias bubar.

Managing Partner Makarim & Taira S. Counsellors at Law, Lia Alizia berbagi cerita bagaimana sebuah kantor hukum bisa bertahan hingga puluhan tahun, seperti kantor hukum Makarim & Taira S yang kini sudah berusia 42 tahun. Baginya, membangun sebuah kantor hukum tidak bisa instan, tapi membutuhkan ketekunan, konsistensi, kekompakan dari para partnernya. Adanya perbedaan pendapat itu adalah hal biasa karena semakin banyak orang yang memiliki cara pandang berbeda, maka semakin banyak kreativitas.

“Yang penting lain membangun sebuah kantor hukum agar tetap terus bertahan adalah dapat mengelola manajemen konflik yang baik dan harus dipelajari oleh partner hingga associate,” ujar Lia Alizia saat wawancara ekslusif melalui platform Zoom, Senin (18/4/2022) lalu.

Selengkapnya, bisa juga menyimak wawancara Hukumonline bersama Managing Partner Makarim & Taira S. Counsellors at Law, Lia Alizia melalui tautan video berikut ini:

Ia mengatakan selama lebih dari 40 tahun berdiri, kunci sukses Makarim & Taira S. selalu terbuka untuk belajar. “Kantor hukum kami sering memberi training kepada para lawyer dan para pendiri Makarim & Taira S. terbiasa melakukan sharing knowledge. Membangun tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk tim. Itulah yang ditanamkan, kami terapkan kepada lawyer-lawyer baru di Makarim & Taira S. Kami dapat menangkap apa yang dibutuhkan masyarakat agar bisa diakomodir,” kata Lia.  

Menurutnya, membangun sistem dalam sebuah kantor hukum tidaklah mudah. Sebuah kantor hukum harus memiliki arah dan tujuan yang jelas, serta membangun nilai-nilai yang ingin dibentuk. Tak kalah penting, kata dia, mempertahankan integritas sejak awal berdiri hingga saat ini dan kapasitas kemampuan para lawyer-nya memiliki standar tertentu.   

Baca Juga:

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait