Perbedaan Hari Kelahiran Pancasila dan Kesaktian Pancasila
Terbaru

Perbedaan Hari Kelahiran Pancasila dan Kesaktian Pancasila

Tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Kemudian, apa bedanya Hari Kelahiran Pancasila dan Kesaktian Pancasila? Berikut ulasannya.

Tim Hukumonline
Bacaan 2 Menit
Ilustrasi makna Hari Kesaktian Pancasila. Foto: pexels.com
Ilustrasi makna Hari Kesaktian Pancasila. Foto: pexels.com

Ada dua momen peringatan Pancasila setiap tahunnya. Pertama, Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni. Kedua, Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Berikut uraian perbedaan Hari Kelahiran Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila.

Hari Lahir Pancasila

Pancasila berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Sansekerta, yakni panca ‘lima’ dan sila ‘dasar”. Istilah Pancasila ini diprakarsai Soekarno yang kemudian digunakan untuk menyebut lima prinsip dasar negara pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945.

Penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila mengacu pada Keppres 24/2016. Lebih rinci, Keppres tersebut menetapkan empat hal sebagai berikut.

  1. Menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.
  2. Tanggal 1 Juni merupakan hari libur nasional.
  3. Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.
  4. Keputusan Presiden mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yakni 1 Juni 2016.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Maknanya

Mengapa tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila? Perlu diketahui bahwa dasar penetapan Hari Kesaktian Pancasila mengacu pada Keppres 153/167. Dalam Keppres tersebut, ada tiga hal yang ditetapkan sebagai berikut.

  1. Tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
  2. Hari Kesaktian Pancasila diperingati oleh seluruh rakyat Indonesia secara khidmat dan tertib.
  3. Keputusan ini mulai berlaku pada hari ditetapkan, yakni pada 27 September 1967.

Dalam Keppres yang sama, diterangkan bahwa penetapan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober didasarkan pada tiga pertimbangan berikut.

  • Keberhasilan rakyat Indonesia dalam menghadapi G30S/PKI yang hendak menghancurkan Pancasila.
  • 1 Oktober dinilai sebagai hari yang memiliki ciri dan corak khusus sebagai suatu hari untuk mempertebal dan meresapi keyakinan akan kebenaran, keunggulan, serta Kesaktian Pancasila sebagai satu-satunya pandangan hidup yang dapat mempersatukan negara, bangsa, dan rakyat Indonesia.
  • Adanya pandangan yang dirasa perlu meningkatkan SK Menteri Panglima Angkatan Darat No.Kep.977/9/1966 tanggal 17 September 1956 dan SK Menteri Utama Bidang Pertahanan Keamanan No.Kep/B134/1966 tanggal 29 September 1966 menjadi Keppres yang menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati oleh seluruh rakyat Indonesia.

Follow Official Whatsapp Channel Hukumonline untuk mendapatkan update terkini seputar dunia hukum Indonesia sekarang juga! Klik link berikut untuk bergabung!

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info