Mau Jadi Kurator Andal? Ini Tipsnya
Utama

Mau Jadi Kurator Andal? Ini Tipsnya

Salah satunya jangan ragu dan malu untuk tandem dengan senior yang sudah berpengalaman.

Oleh:
M. Agus Yozami
Bacaan 3 Menit
Kurator Yudhi Wibhisana dan Jamaslin James Purba.
Kurator Yudhi Wibhisana dan Jamaslin James Purba.

Profesi kurator hampir sama dengan advokat karena sama-sama menjual jasa. Tak beda dengan advokat, kurator baru tentu belum memiliki jam terbang atau belum tahu seluk beluk kerja kurator. Untuk menjadi advokat dikenal yang namanya magang. Begitu pun bila ingin menjadi kurator.

Kurator senior Jamaslin James Purba membagikan sedikit pengalamannya untuk kurator baru agar sukses dalam berkarier. Dia menyarankan agar kurator baru mengikuti seniornya terlebih dahulu untuk mengenal lapangan, seperti belajar penanganan perkara, penanganan klien, me-manage kasus, dan menghitung cost yang terlibat.

“Saya selalu tekankan kepada kurator-kurator baru, bila anda baru pertama kali ditunjuk sebagai kurator sebaiknya jangan berjalan sendirian karena akan berisiko soal jam terbang,” kata James kepada Hukumonline beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

James mencontohkan kurator baru yang memegang kasus pailit perusahaan besar atau berasal dari luar negeri sangat berisiko dipermalukan oleh advokat-advokat yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Pasalnya, perusahaan-perusahaan besar sudah pasti memilih advokat senior yang berpengalaman.  

“Kalau kurator baru yang belum memiliki pengalaman ditanya ini dan itu, tapi tidak bisa malah menjadi malu. Bisa jadi dalam perjalanannya diusulkan oleh kreditor agar diganti karena tidak mampu,” jelas James.

Hal lain yang diperingatkan James terkait profesi kurator adalah menghindari bila ada debitor nakal yang coba-coba lapor polisi. Menurutnya, dalam beberapa kasus kurator sering dilaporkan ke polisi meski hal semacam itu bisa saja sebagai upaya untuk menekan kurator dalam bertugas.

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait