Di luar profesi hukum konvensional sebagaimana yang telah ramai diketahui publik, Fathan menyebutkan bahwa keberadaan Hukumonline dalam menjalankan bisnisnya dengan sendiri mengkreasi profesi bagi lulusan Fakultas Hukum yang sebelumnya tidak banyak diketahui. Dirinya mencontohkan jika di Hukumonline terdapat sejumlah posisi seperti legal journalist, legal writer, legal editor, legal content developer, legal compliance specialist, legal analyst, legal research & analyst editor dan lain-lain.
Karena itu menurut Fathan, kesempatan bagi lulusan Fakultas Hukum untuk diterima oleh pasar kerja sangat terbuka lebar sepanjang maksimal mempersiapkan diri selama berada di bangku perkuliahan. Sedangkan untuk FH Universitas Jember sendiri sudah memiliki program inkubasi lawpreneur bagi mahasiswanya dengan durasi satu tahun dan hasilnya bisa ikut magang di perusahaan maupun instansi lain.

Fathan Qorib (kiri) saat menyerahkan plakat sebagai peringkat delapan PTN Hukum Nasional Terbaik 2023 kepada Wakil Dekan III FH UNEJ Ermanto Fahamsyah. Foto: DAN
Di tempat yang sama, Wakil Dekan III FH UNEJ Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ermanto Fahamsyah kepada Hukumonline menuturkan bahwa pengembangan profil lulusan FH UNEJ ke arah lawpreneur merupakan hasil review kurikulum yang dilakukan pada masa Dekan Prof. Bayu Dwi Anggono.
“Salah satu hasil review tersebut adalah adanya satu profil lulusan FH UNEJ yakni lawpreneur,” ungkap Ermanto.
Menurut Ermanto, dengan membuka opsi profil lulusan FH UNEJ sebagai lawpreneur, lulusan S1 hukum tidak hanya berkutat pada profesi hukum sebagaimana yang telah diketahui pada umumnya tapi juga berpikir untuk menjadi pengusaha yang dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri di sektor hukum.
“Jadi pengetahuan yang mereka dapatkan sebagai Sarjana Hukum itu menjadi bekal bagi mereka berwirausaha yang ada kaitannya dengan hukum,” tutup Ermanto.
















