OJK mencatat bahwa ketiga bank BUMN tersebut tetap mencatat kinerja positif hingga akhir 2024. Dana pihak ketiga, laba bersih, dan kredit terus tumbuh, dengan kualitas aset yang terjaga baik serta permodalan dan likuiditas yang kuat.
Di tahun 2025, bank BUMN termasuk Bank Mandiri, BRI, dan BNI akan fokus pada inovasi digital, penguatan manajemen risiko, serta strategi bisnis yang lebih terarah untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah tantangan ekonomi global dan domestik.D ian menekankan bahwa konsep sovereign wealth fund seperti BPI Danantara sudah diterapkan di banyak negara, seperti Government Pension Fund Global di Norwegia, Temasek Holdings di Singapura, serta Qatar Investment Authority dan Abu Dhabi Investment Authority di Timur Tengah.
“Dengan adanya BPI Danantara, kita berharap pengelolaan aset negara menjadi lebih efisien dan transparan, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional,” pungkasnya.
Dia optimis pembentukan Danantara ini dapat mengoptimalkan pengelolaan aset negara dan mendorong investasi strategis di sektor-sektor penting seperti hilirisasi, infrastruktur, ketahanan pangan dan energi, industri substitusi impor, serta digitalisasi. BPI Danantara sendiri merupakan tindak lanjut dari pengesahan Perubahan Ketiga UU Nomor 19 Tahun 2023 tentang BUMN oleh DPR pada 4 Februari 2025.
















