“Sebagai respons terhadap dinamika tensi perdagangan dan geopolitik global, maka OJK terus mencermati perkembangan pasar dalam negeri serta mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan,” ujarnya pada kesempatan yang sama.
Mahendra juga menyampaikan apresiasi atas tercapainya kesepakatan perdagangan antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat. Menurutnya, kesepakatan tersebut membawa sinyal positif bagi penguatan hubungan ekonomi bilateral dan membuka peluang baru bagi industri dalam negeri.
“Kami menyambut baik kesepakatan yang telah dicapai itu karena memberikan kepastian terhadap prospek peningkatan hubungan perdagangan dan ekonomi kedua negara. Ini membuka peluang yang semakin besar bagi industri-industri di Indonesia untuk memanfaatkannya,” kata Mahendra.
OJK, lanjut Mahendra, siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam memfasilitasi industri-industri terkait agar dapat meningkatkan daya saing dan menangkap peluang dari kesepakatan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam mendorong penguatan sektor keuangan dan industri nasional secara berkelanjutan.
“Kami akan mendukung penuh kebijakan dan fasilitasi yang diberikan pemerintah untuk terus meningkatkan daya saing industri-industri terkait ini, sehingga dapat merealisasikan peluang yang ada,” tandasnya.
















