Permohonan Pailit Kandas, Lufthansa Ajukan Kasasi
Berita

Permohonan Pailit Kandas, Lufthansa Ajukan Kasasi

Pemohon kasasi menilai bukti adanya kreditur kedua tidak dipertimbangkan dengan benar oleh majelis hakim pengadilan tingkat pertama.

DNY
Bacaan 2 Menit

 

Dalam pengajuan kasasi, Immanuel fokus ke persoalan adanya kreditur lain itu. “Bahwa bukti kreditur kedua itu masih ada, tidak dipertimbangkan dengan benar oleh majelis hakim,” tukasnya.

 

Immanuel menegaskan, tidak ada itikad buruk dari pihak Lufthansa ketika mengajukan gugatan. “Kalau utangnya dibayar lunas selesai kok,” imbuhnya. Selama ini, Lufthansa sebenarnya menjalin hubungan bisnis dengan berbagai maskapai di dunia, termasuk Batavia. Namun, Lufthansa terpaksa melakukan langkah hukum, karena Batavia tidak mau membayar utangnya.

 

Dimintai tanggapannya, kuasa hukum Batavia Samuel L Tobing belum bisa memberikan komentar. Dia beralasan pihaknya belum secara resmi menerima berkas memori kasasi, sehingga belum memperlajarinya.

 

Sekedar mengingatkan, Batavia dimohonkan pailit oleh Lufthansa karena utang yang tertunggak sebesar AS$4.421.596,83. Versi Lufthansa, utang tersebut sudah jatuh tempo sesuai perjanjian tertanggal 19 April 2007 dan 12 Mei 2008. Kedua perjanjian ini pada dasarnya mengatur jasa perawatan dan perbaikan mesin pesawat yang dipakai Batavia Air.

 

Batavia juga diduga memiliki utang kepada Abacus sebesar AS$766.611.144. Dalam surat tertanggal 13 April 2010, Namun, berdasarkan keterangan kuasa hukum Batavia Raden Catur Wibowo, utang Batavia kepada Abacus telah lunas.

 

Lunasnya utang Batavia kepada Abacus menjadi alasan majelis hakim menolak permohonan Lufthansa. Majelis yang diketuai Tjokorda Rai Suamba membenarkan pada awalnya Batavia mempunyai utang kepada Abacus. Namun, Batavia sudah melunasi sehingga Abacus tidak lagi berkedudukan sebagai kreditur Batavia.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info