Rakernas Peradi-SAI 2026: Pendekatan Baru untuk Jawab Tantangan Profesionalisme
Terbaru

Rakernas Peradi-SAI 2026: Pendekatan Baru untuk Jawab Tantangan Profesionalisme

Peradi-SAI memahami, tantangan profesi advokat ke depan tidak lagi dapat dijawab dengan cara-cara lama.

Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 3 Menit

 

Sejumlah Rencana Organisasi

Pembahasan mengenai masa depan profesi advokat juga menyentuh isu yang lebih besar, yakni rencana perubahan Undang-Undang Advokat. Harry menilai, konsep wadah tunggal yang dahulu pernah dibanggakan tidak berjalan efektif dan banyak memicu konflik. Namun, sistem multibar yang berkembang setelahnya juga memunculkan persoalan baru karena organisasi advokat tumbuh tanpa standar yang seragam.

 

“Yang dulu kita banggakan sebagai wadah tunggal, itu kini mati suri. Yang terjadi sekarang adalah multibar, atau banyak organisasi yang menjadi liar. Setiap orang kemudian bisa membuat organisasi advokat sendiri,” ujarnya.

 

Karena itu, pembentukan Dewan Advokat Nasional (DAN) mulai dibicarakan sebagai salah satu opsi dalam perkembangan RUU Advokat. Dalam gagasan yang disampaikan Peradi-SAI, DAN diharapkan menjadi lembaga regulasi yang berfokus pada sertifikasi, peningkatan mutu pendidikan profesi, serta pelaksanaan ujian advokat yang lebih kredibel.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN Peradi-SAI, Patra M. Zen menyoroti keterlibatan para advokat muda dalam kepanitiaan Rakenas Peradi-SAI 2026. Ketua Organizing Committee maupun Steering Committee berasal dari generasi yang lebih muda. Hal itu, menurut Patra, menjadi bagian dari proses regenerasi di tubuh organisasi.

 

Patra kemudian mengurai sejumlah keunggulan rakernas tahun ini, mulai dari konsistensi penyelenggaraan, kualitas narasumber, penggunaan sistem barcode untuk registrasi, keterlibatan advokat muda sebagai panitia inti, hingga sejumlah hasil rekomendasi nanti. Sejumlah poin yang akan dibahas dalam Rapat Pleno II di antaranya isu organisasi internal, pendidikan dan pengangkatan advokat, hingga penyempurnaan Undang-Undang Advokat.

 

Rakernas Peradi-SAI 2026 juga menjadi panggung bagi peluncuran identitas baru Peradi-SAI. Pada kesempatan ini, Peradi-SAI memperkenalkan logo dan mars yang disebut-sebut sebagai bagian dari modernisasi serta transformasi organisasi. Sama seperti tema rakernas, misinya sama, yaitu komitmen organisasi advokat untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Bagaimanapun, citra profesi advokat hari ini, tidak hanya diukur dari kemampuan personal mereka; melainkan juga dari cara organisasi membangun tata kelola dan sistem kerjanya.

 

Menjelang malam, suasana Rakernas berubah lebih cair. Pasalnya, Peradi-SAI menggelar halalbihalal, penyerahan santunan, dan tausiah oleh Ustad Abu Marlo di ballroom utama. Peserta yang sejak siang tadi mengikuti seminar, tampak lebih relaks. Sebagian duduk berkelompok, berbincang dengan rekan lama yang jarang ditemui karena berbeda kota.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info