Kongres Advokat Indonesia (KAI) bersiap untuk menyelenggarakan Kongres IV yang diselenggarakan 7-8 Juni 2024 di Solo, Jawa Tengah. Tercatat per Jumat (7/6/2024) jumlah peserta kongres yang tercatat melakukan registrasi kedatangan (check-in) lebih dari 700-an orang.
Steering Committee (SC) Kongres IV KAI, Adv Aldwin Rahadian, mengatakan panitia kongres memastikan agenda 5 tahunan organisasi ini akan menghasilkan yang terbaik bagi internal organisasi dan rekomendasi untuk sektor hukum di Indonesia. "Kita akan pastikan aspirasi dari teman-teman di seluruh daerah terserap dengan baik," kata Aldwin Rahadian dalam keterangan tertulis yang diterima Hukumonline, Jum’at (7/6/2024).
Baca Juga:
- Menuju Kongres KAI IV 2024
- Jelang Kongres IV, Presiden KAI Berbagi Jurus Menjaga Stabilitas Organisasi Advokat
Aldwin menegaskan KAI merupakan organisasi profesi advokat yang terus berkembang. KAI menjadi organisasi advokat terdepan dalam menggunakan sistem database organisasi melalui e-lawyer. "Selain terus mengembangkan manajemen organisasi yang berbasis digital, KAI secara eksternal terus menyoroti isu-isu hukum terutama yang berhubungan dengan dunia advokat. KAI mendorong terbentuknya Dewan Advokat Nasional bersama rekan-rekan dari organisasi advokat yang lain," tutur Aldwin.
Hal utama yang diharapkan Aldwin pada Kongres IV KAI yakni berjalan lancar tanpa ada hambatan. "Kita ingin kongres berjalan produktif, menghasilkan keputusan-keputusan yang membangun untuk dunia advokat di Indonesia, dan untuk internal di organisasi sendiri," harapnya.
Sebelumnya, Aldwin bertemu Ketua MPR sekaligus Ketua Dewan Pembina KAI Bambang Soesatyo. Pertemuan itu salah satunya membahas perkembangan rencana terbentuknya Dewan Advokat Nasional. Dalam pertemuan itu Bambang punya visi yang sama soal Dewan Advokat Nasional.
Ketua Organizing Committee (OC) Kongres IV KAI, Adv. Dr. Heru Notonegoro, mengatakan berdasarkan database kepesertaan diperkirakan lebih dari 1.000-an advokat dari seluruh Indonesia akan hadir di Solo untuk mensukseskan agenda Kongres IV KAI ini. “Selain pergantian kepemimpinan, salah satu isu hangatnya adalah Dewan Advokat Nasional," bebernya.
















