Sosok Mendiang Prof Azyumardi Azra di Mata Kolega
Utama

Sosok Mendiang Prof Azyumardi Azra di Mata Kolega

Sosok almarhum dikenang sebagai seorang yang lebih dari sebatas ilmuwan, tetapi juga merupakan intelektual sejati yang menjaga independensi dan integritas diri.

Ferinda K Fachri
Bacaan 5 Menit

Prof Azra mengenyam bangku pendidikan sebagai mahasiswa di Fakultas Tarbiyah IAIN Jakarta pada 1982. Suami dari Ipah Farihah dan dikaruniai 4 anak itu juga pernah menjadi wartawan Panji Masyarakat pada 1979-1985.

Gelar Master of Art (MA) dari Departemen Bahasa dan Budaya Timur Tengah, Universitas Columbia Amerika Serikat diraihnya pada 1988 setelah mendapatkan beasiswa Fullbright. Di kampus yang sama, dia kembali meraih gelar MA dari Departemen Sejarah pada 1989 setelah memenangkan beasiswa Columbia President Fellowship. Gelar Master of Philosophy (MPhil) dari Departemen Sejarah, Columbia University diraihnya pada 1990 dan Doctor of Philosophy Degree pada 1992.

Ia kemudian mendirikan dan menjadi pemimpin redaksi Studia Islamika, sebuah jurnal Indonesia untuk studi Islam pada 1993. Ia pernah menjadi profesor tamu Southeast Asian Studies di Oxford Centre for Islamic Studies dan profesor tamu di Universitas Filipina dan Universitas Malaya, Malaysia pada 1997.

Azyumardi juga pernah menjabat sebagai Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada periode 1998 sampai 2006 sebelum digantikan oleh Komaruddin Hidayat. Sejak Desember 2006, dia menjabat Direktur Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, selain menjadi Guru Besar Sejarah Fakultas Adab.

Sejumlah prestasi lain yang pernah digoreskan almarhum adalah menjadi orang Asia Tenggara pertama yang diangkat sebagai Professor Fellow di Universitas Melbourne, Australia (2004-2009) dan anggota Dewan Penyantun (Board of Trustees) International Islamic University Islamabad Pakistan (2004-2009). 

Tags:

Berita Terkait