Komisi VII DPR berencana memanggil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik pada Selasa (27/8) pekan depan. Pertemuan tersebut selain rapat kerja juga meminta penjelasan terkait korupsi yang diduga dilakukan oleh mantan Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Rudi Rubiandini.
“Pak Menteri ESDM dan SKK Migas akan dipanggil,” ujar Ketua Komisi VII Sutan Bhatoegana kepada wartawan di DPR, Kamis (22/8)
Dikatakan Bhatoegana, dalam rapat nanti, Komisi VII akan meminta penjelasan terkait penangkapan terhadap Rudi. Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, rapat tersebut sekaligus menjadi evaluasi terhadap institusi yang dahulu kala bernama BP Migas.
Ia juga menegaskan ketidaksetujuannya akan seruan banyak pihak untuk membubarkan SKK Migas. Menurutnya wacana itu akan berdampak besar pada perekonomian. Ia menghitung pembubaran itu akan kehilangan sekitar Rp25 triliun dalam satu hari.
Menurutnya kasus yang mencoreng SKK Migas hanya dilakukan oleh oknum. Karena itu makin menguatkan sikapnya untuk menolak pembubaran SKK Migas.
Menurutnya banyaknya oknum yang bermain di SKK Migas. Namun ia menampik jika SKK Migas adalah institusi yang terbesar dalam melakukan korupsi. “Tidak hanya SKK Migas,” ujarnya.
Anggota Komisi VII Satya Wira Yudha menambahkan dalam rapat tersebut meminta penjelasan dalam fungsi anggaran khususnya pertanggungjawaban periode 2012. Komisi VII juga akan meminta penjelasan terkait isu aktual. “Misalnya distribusi BBM, dan kasus yang menimpa SKK Migas,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada hukumonline.
















