Parahyangan International Law Society (PILS) FH UNPAR kembali menunjukkan konsistensinya dengan berpartisipasi dalam The 23rd Willem C. Vis East International Arbitration Moot yang diselenggarakan pada 15-22 Maret 2026. Di ajang ini, PILS FH UNPAR berhasil meraih peringkat ke-49 dari 160 tim peserta.
Lebih dari sekadar capaian kompetitif, hasil ini merefleksikan pola pembinaan yang menekankan kolaborasi dan pendalaman substansi, sehingga mahasiswa tidak hanya siap bersaing di forum internasional, tetapi juga memiliki pemahaman yang matang terhadap dinamika hukum arbitrase global yang terus berkembang.
Sebelum berkompetisi di tingkat internasional, tim terlebih dahulu menunjukkan performa yang konsisten melalui partisipasi dalam berbagai ajang pemanasan yang menjadi bagian penting dari proses persiapan.
Baca Juga:
- Cara FH Unpar Bersinergi Bersama Alumni
- Refleksi Usia 66 Tahun FH Universitas Parahyangan, Terbitkan 2 Buku Penting Bidang Hukum
Kompetisi pre-moot tersebut tidak hanya berfungsi sebagai simulasi, tetapi juga sebagai ruang untuk menguji kekuatan argumentasi, strategi persidangan, serta kesiapan tim dalam menghadapi pola pertanyaan dari arbiter yang beragam.
Dalam Asia Pacific Vis Pre-Moot di Kinabalu, Malaysia yang berlangsung pada 31 Januari 2026; 1, 7, dan 8 Februari 2026; serta 10–13 Maret 2026, tim UNPAR berhasil menempati peringkat ke-10, sementara pada The 16th Indonesia Vis Pre-Moot yang diselenggarakan pada 21-22 Februari 2026 meraih posisi ketiga.
Rangkaian capaian ini menjadi bekal krusial dalam menghadapi kompetisi utama yang mempertemukan peserta dari berbagai yurisdiksi, sekaligus mencerminkan kesiapan tim dalam menghadapi tingkat persaingan internasional yang semakin ketat.
















