Sejak 2018, Hukumonline berkomitmen dalam menyelenggarakan ajang penghargaan prestisius bagi kantor hukum dan advokat di Indonesia. Ajang Hukumonline’s Top 100 Indonesian Law Firms bukan hanya sekadar penghargaan bagi advokat dan kantor hukum saja. Dampaknya ikut mendongkrak profesionalisme profesi hukum dan kemajuan dunia hukum di Indonesia.
“Saya sangat terkesan bahwa Hukumonline mampu menginisiasi event ini. Saya mengapresiasi karena Hukumonline dapat memberi exposure kepada konsultan hukum,” ujar Lydiar Indhira Putri, Managing Partner Loka Law Office dalam Instagram Live Hukumonline Road to Hukumonline’s Top 100 Indonesian Law Firms 2024, Rabu (23/4/2024) lalu. Ia mengakui ajang skala nasional ini dengan eksposur yang luar biasa ini.
Lydiar mengatakan turut berpartisipasi aktif dalam ajang pemeringkatan yang dihelat oleh Hukumonline ini. Ia mengapresiasi inisiasi Hukumonline dalam menghadirkan acara prestisius yang ikut menghidupkan komunitas profesional dunia hukum di Indonesia.
Baca juga:
- Simak! Para 'Jagoan' Hukumonline's Top 100 Indonesian Law Firms 2023
- Ini 'Jawara' Kategori Full Service Top 100 Indonesian Law Firms 2023
- Gelaran Penganugerahan Penghargaan Top 100 Indonesian Law Firms 2023
Lydiar menyebut pemeringkatan sejenis memang telah banyak dilakukan di skala internasional. Namun, ia menilai Hukumonline telah berhasil menjadi lembaga kredibel dan akuntabel dalam menginisiasi ajang pemeringkatan ini di skala nasional.
Ada dua tonggak penting dari sebuah kantor hukum di mata Lydiar yaitu klien dan tim. Larangan kantor hukum Indonesia untuk beriklan membuat tim harus berpikir kreatif promosi jasa. Caranya harus dilakukan tanpa terlihat mempromosikan. Upaya ini penting dilakukan agar kantor hukum dapat menggaet klien.
“Salah satu caranya lewat pemeringkatan ini. Tanpa disadari pemeringkatan ini menjadi metode kreatif yang harus dilakukan oleh law firm untuk strategi marketing,” imbuhnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi peningkatan dari segi survei oleh Hukumonline dalam menentukan kantor hukum yang masuk jajaran 100 besar. Ia berharap agar pemeringkatan ini terus meningkatkan cara penilaiannya. Dampaknya akan mendorong kantor hukum terpilih terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi kantor hukum lainnya.
“Profesi apa pun itu perlu komunitas yang saling menjaga dan meningkatkan reputasi satu sama lain. Adanya ajang pemeringkatan ini dapat menghasilkan data yang menjadi patokan untuk masing-masing kantor hukum menaikkan reputasi kantor hukumnya,” tutur Lydiar.
Jandi Mukianto selaku Managing Partner Wiem Law Firm mengaku sependapat dengan Lydiar. Menurutnya, ajang pemeringkatan Hukumonline’s Top 100 Law Firms 2024 tidak hanya memotivasi pemilik kantor hukum, tetapi juga mahasiswa hukum dan calon klien. “Ini akan menjadi barometer yang akan memengaruhi klien dan mahasiswa, ajang ini sangat penting bagi kami,” ujar Jandi.
Banyaknya lulusan sarjana hukum dan banyaknya advokat yang disumpah setiap tahun menjadi bukti pula atas banyaknya jumlah kantor hukum saat ini. Jandi melihat pemeringkatan Hukumonline menguntungkan bagi bisnis jasa hukum beserta para profesional yang terlibat. Hal ini tidak terlepas dari kredibilitas Hukumonline yang diakui oleh dunia hukum Indonesia.
“Yang bangga bukan cuma pemilik kantor hukum, tapi para associate juga pasti akan sangat bangga dengan pencapaian kantor hukumnya,” kata Jandi. Seluruh kantor hukum tentu dapat mengaku yang terbaik. Namun, setidaknya dengan adanya ajang pemeringkatan Hukumonline’s Top 100 Law Firms dapat menjadi peer review bagi masing-masing kantor hukum.
“Pemeringkatan ini bisa membuat kami saling melihat dan mengukur baik kantor sendiri maupun kantor hukum lain. Terutama akan memudahkan klien dalam mencari kebutuhan dan keperluan terkait masalah hukum mereka,” pungkasnya.
















