Akhirnya, Tri Firdaus Akbarsyah (TF) terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI) Periode 2023-2026. Dalam pemilihan Ketua Umum PP INI yang digelar dalam Kongres XXIV Ikatan Notaris Indonesia, TF mendulang 72.94% dari akumulasi total suara. Tepatnya, sebanyak 1.383 suara dari 1.896 suara yang masuk.
Perolehannya ini mengungguli 2 kandidat calon Ketua Umum lainnya yakni Ruli Iskandar dengan 450 suara (23.73%) dan Otty Chandra Udayani yang memperoleh 63 suara (3.32%). “Kemenangan yang didapat malam hari ini bukan kemenangan TF, tapi adalah kemenangan untuk demokrasi di organisasi INI. Ini yang akan kita bawa terus, kita teruskan ikhtiar untuk menghadirkan persatuan di INI,” ujar Ketua Umum PP INI terpilih, Tri Firdaus Akbarsyah, di Novotel Tangerang Hotel, Banten, Kamis (31/8/2023) malam.

Baca Juga:
- Kali Pertama Kongres INI Gunakan I-Voting untuk Pemilihan Ketua Umum
- Berharap Ikatan Notaris Indonesia Tetap Jadi Wadah Tunggal
Notaris yang akrab disapa TF ini memandang dengan terselenggaranya rangkaian Kongres INI dan pemilihan ketua umumnya, maka telah berakhir fase adanya perbedaan antar kelompok di tubuh wadah tunggal organisasi profesi notaris itu. Ia berharap agar seluruh anggota dapat kembali bersatu sebagai notaris yang bernaung di INI.
Ke depannya, dalam menjalankan amanah untuk menahkodai PP INI, TF mengaku tidak akan bisa bekerja sendirian tanpa didukung anggota notaris Indonesia. Oleh karenanya, ia meminta dukungan dari seluruh anggota agar dalam menjalankan jabatan dan dapat melayani anggota demi kemajuan INI.
“Tanggung jawab ini adalah amanah bagi kita semua. Saya apresiasi setingginya atas kinerja semua pihak yang telah bekerja dengan tulus demi terselenggaranya sistem pemilihan yang jujur, adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dan memberi petunjuk dalam menjalankan roda organisasi ini,” harapnya.
Selain pemilihan Ketua Umum PP INI, digelar pula pemilihan anggota Dewan Kehormatan Pusat INI. Hasilnya, terpilih Yualita Widyadhari dengan 1.020 suara (53.80%), Firdhonal sejumlah 478 suara (25.21%), Alwesius sebanyak 396 suara (20.89%), dan Dr. Hapendi Harahap mendapat 2 suara (00.11%).
















