UMBRA, Rahasia Kantor Hukum Anak Bangsa yang Melaju Pesat
Corporate Law Firms Ranking 2019

UMBRA, Rahasia Kantor Hukum Anak Bangsa yang Melaju Pesat

​​​​​​​Setiap lawyer di UMBRA harus merasa nyaman dan paham bahwa mereka akan dinilai semata-mata dari kinerja dan kontribusi positif mereka kepada UMBRA.

CT-CAT
Bacaan 2 Menit
Para partners UMBRA di acara penerimaan ALB Award
Para partners UMBRA di acara penerimaan ALB Award

Muda, energetik, taktis, egaliter, dan meritokatik. Lima kata ini kiranya menggambarkan totalitas UMBRA – Strategic Legal Solutions, kantor hukum termuda dalam daftar Top 30 Largest Indonesia Corporate Law Firms versi Hukumonline dalam memberikan layanan hukum dan mengembangkan karier para lawyer-nya sekaligus menjadi pilar-pilar utama yang hendak dibangun UMBRA untuk membedakan dirinya di era persaingan usaha antar firma hukum yang semakin kompetitif ini.

 

Tak heran, dalam proses pemilihan nama kantor pun, para pendiri UMBRA sepakat untuk menghindari kebiasaan yang sudah jamak di profesi ini dengan tidak lagi menggunakan nama individual. Mereka ingin menciptakan suatu institusi yang nama dan keberadaannya dapat kokoh berdikari terlepas siapa pun pendiri awalnya.

 

Nama yang dipilih juga harus bisa merepresentasikan filosofi kantor hukum ini, melindungi kepentingan terbaik klien secara strategis dari belakang layar. Dan UMBRA – yang berasal dari bahasa Latin dan memiliki beragam makna, seperti: perlindungan, keamanan, bayangan, dan kepedulian – memenuhi syarat tersebut dengan sempurna.    

  

Pemilihan visi dan strategi yang unik ini nampaknya tidak hanya sekadar menjadi sebuah marketing gimmick, tetapi juga membuahkan hasil yang optimal bagi UMBRA. Dalam tempo 1 tahun, jumlah lawyer di UMBRA tumbuh pesat dari awalnya 3 menjadi 33 orang. Demikian pula dengan jumlah transaksi yang telah dan sedang mereka jalankan yang saat ini sudah melebihi 180 transaksi dengan total nilai kurang lebih AS$22 miliar.

 

Tahun lalu pun mereka menerima 11 nominasi dari Asian Legal Business (termasuk Indonesian Law Firm of the Year) dan kemudian dinobatkan sebagai Transactional Boutique Law Firm of the Year, lagi-lagi sebagai firma hukum termuda yang pernah menerima nominasi dan penghargaan tersebut. Bisa dibilang bahwa pertumbuhan yang fantastis ini belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah industri hukum di Indonesia. Lebih menarik lagi, seluruh pencapaian ini diperoleh UMBRA sebagai kantor hukum independen yang tidak terafiliasi dengan kantor hukum asing manapun.

 

Apa sumber inspirasi UMBRA? Para pendiri UMBRA sebelumnya bersama-sama bekerja di salah satu kantor hukum terbesar di Indonesia dan anggapan yang umumnya beredar adalah bekerja di kantor besar tentunya menawarkan stabilitas, keamanan, dan juga prestise.

 

Mengapa memulai lagi dari awal? Managing Partner UMBRA, Pramudya A. Oktavinanda, menyampaikan bahwa advokat pada dasarnya adalah suatu profesi; menjadi lawyer artinya juga menjadi seorang entrepreneur bukan cuma sekadar karyawan. Tes yang sesungguhnya di dunia nyata bagi seorang advokat adalah seberapa jauh ia mampu untuk mendapatkan kliennya sendiri dan mengembangkan bisnisnya bersama-sama dengan rekan-rekan seperjuangannya.

 

Kebanggaan dan kepuasan dari membangun bisnis sendiri ini yang kemudian ditanamkan terhadap para lawyer UMBRA sejak pertama kali mereka masuk. Dari awal karier, mereka sudah dibiasakan untuk berinteraksi langsung dengan klien dan dididik untuk turut berpartisipasi dalam mengembangkan bisnis UMBRA (yang mana sering kali dihiraukan ketika lawyer hanya dianggap sebagai karyawan).

 

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah kebutuhan untuk menciptakan suatu institusi hukum yang elit tetapi tidak elitis. Bisnis hukum adalah bisnis kepercayaan yang tidak bisa dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia yang mengisi suatu kantor hukum. Agar kualitas ini terus terjaga, suasana kerja yang kondusif menjadi mutlak diperlukan. Setiap lawyer di UMBRA harus merasa nyaman dan paham bahwa mereka akan dinilai semata-mata dari kinerja dan kontribusi positif mereka kepada UMBRA.

 

Konsekuensinya, UMBRA tidak mengenal batasan umur, mereka yang ingin berkontribusi lebih banyak dan siap untuk bekerja lebih keras akan otomatis mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan karier mereka, termasuk menerima kompensasi yang lebih tinggi, terlepas dari tahun kelulusan mereka. Bukan hanya itu, UMBRA juga tidak memberikan toleransi sama sekali bagi lawyer yang justru menghalangi rekan-rekannya untuk maju. Singkat kata, no politics and no toxic lawyers in UMBRA!

 

Selamat sekali lagi untuk UMBRA atas prestasi-prestasinya sejauh ini dan kita tunggu kiprah lebih jauhnya di belantika profesi hukum Indonesia.

 

Artikel ini merupakan kerja sama Hukumonline.com dengan UMBRA – Strategic Legal Solutions

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info