Rabu, 30 Maret 2011

Posisi Paralegal di Tengah Konflik Advokat

Ketidakjelasan posisi paralegal diperparah dengan konflik organisasi advokat antara KAI dan Peradi.
Ali Salmande
Konflik advokat semakin mempersulit posisi paralegal.Foto: Sgp

Sekitar ratusan paralegal se-Indonesia berkumpul di Jakarta dalam acara yang bertajuk Paralegal Summit. Selama empat hari, 28-31 Maret 2011, mereka akan mengkaji penguatan posisi paralegal sebagai salah satu pihak yang getol melakukan advokasi kepada masyarakat yang ada di komunitasnya. 

 

“Kami juga akan membahas tantangan-tantangan yang dihadapi paralegal ke depan dan bagaimana menguatkan posisi paralegal sebagai salah satu pelayan pemberi penyuluhan hukum atau advokasi kepada masyarakat,” ujar Manajer Program Pokja Paralegal Indonesia Ismail Hasani di Jakarta, Selasa (29/3).

 

Hasil pertemuan ini juga bertujuan untuk memberi masukan terhadap RUUBantuan Hukum yang sedang dibahas oleh DPR dan Pemerintah. Mereka berharap eksistensi paralegal ini juga dijamin oleh RUU ini.

 

Selain itu, Ismail mengatakan perlu juga dipikirkan pembentukan wadah bagi paralegal dan pengaturan mengenai kode etik. Ia mencontohkan advokat yang sudah memiliki kode etik sehingga bisa menentukan wilayah hitam atau putih dalam menjalankan profesinya. Sementara, paralegal sama sekali belum mempunyai kode etik.

 

“Selama ini, bila ada paralegal yang melakukan maladministrasi tak bisa dimintai pertanggungjawaban etik. Jangan terus bergerak di wilayah abu-abu tanpa standar etik yang baru,” ujarnya lagi.

 

Sebagai informasi, istilah paralegal memang sudah sering dikenal di komunitas hukum. Namun, definisi paralegal sampai saat ini belum seragam. Ada yang mengartikan sebagai asisten pengacara. Tetapi, ada juga yang memberi definisi “seseorang yang tidak memiliki kualifikasi pendidikan hukum, tetapi bekerja melakukan advokasi terhadap isu-isu hukum yang sedang dihadapi masyarakat”. Dahulu, paralegal lekat dengan sebutan Pokrol Bambu.

 

Saat sesi tanya jawab, sejumlah peserta mengeluhkan perlindungan hukum bagi paralegal yang menjalankan kerja-kerja advokasinya. Ada yang dituduh provokator, ada juga yang ditolak polisi ketika mendampingi kliennya. Apalagi mimpi beracara di pengadilan, harapan itu masih jauh panggang dari api. Ini diperparah dengan konflik organisasi advokat antara Kongres Advokat Indonesia (KAI) dan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

 

“Advokat KAI saja tidak bisa beracara di pengadilan, apalagi kita,” keluh salah seorang paralegal dari daerah.

 

Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana mengaku bisa memahami kegelisahan sejumlah paralegal ini. Ia menyadari situasi organisasi advokat memang sedang bermasalah dengan adanya perseteruan KAI dan Peradi. “Nanti, bisa ada kekhawatiran bila muncul paralegal malah tambah ramai lagi,” ujarnya.

 

Denny menyarankan agar komunitas paralegal mendiskusikan persoalan ini bersama advokat dengan baik. Ia mengatakan posisi paralegal dan advokat memang berbeda. Bila mayoritas advokat mengedepankan sisi ekonomis dalam mendampingi klien, maka paralegal lebih fokus kepada penanganan perkara probono. “Argumentasinya harus berbeda,” sarannya.

 

Denny memang tak menampik bila ada juga advokat yang rajin menangani perkara probono. “Saya rasa tidak masalah. Semakin banyak yang menangani perkara probono, kan semakin bagus,” ujar akademisi Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada ini.

 

Sementara, Penyuluh dari Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenhukham Eko Suparmiyati mengatakan pemerintah masih sangat membutuhkan paralegal untuk memberikan penyuluhan atau advokasi hukum kepada masyarakat. Apalagi, mengingat jumlah advokat di Indonesia yang masih sangat sedikit untuk melayani para pencari keadilan.

 

Berdasarkan data Peradi per 30 April 2010, lanjut Suparmiyati, tercatat hanya 7.954 advokat di Pulau Jawa. Sedangkan, di Pulau Sumatera, berjumlah 2.351 advokat. “Apabila dibandingan luasnya wilayah Indonesia, peran paralegal masih sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

 

penguatan paralegal
 - rusdi
27.11.14 05:28
mahalnya biaya menggunakan jasa advokat kadang membuat rakyat keblinger utk memperoleh keadilan, saatnya negara memperkuat semua usaha untuk membuat kemudahan bagi rakyat dalam memperoleh keadilan hukum. posisi paralegal sangat strategis guna memberi rasa aman bagi mereka yang lemah secara ekonomi di rana hukum. paralegal sudah saatnya semakin dikuatkan bila perlu dibuatkan payung hukum yang menyetarakannya dengan advokat
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua