Jumat, 14 Desember 2012

Panitera Jadi Tersangka Penerima Suap

FAT

KPK menetapkan seorang Panitera Muda Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Bandung, Ike Wijayanto sebagai tersangka. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, Ike diduga telah menerima suap dari Hakim Pengadilan Hubungan Industrial Bandung. Namun, ia belum bsia menjelaskan terkait apa suap tersebut diberikan.

Surat Perintah Penyidikan atas nama tersangka Ike ditandatangani pimpinan KPK sejak kemarin, Kamis (13/12). “Setelah melakukan penyidikan penerimaan sesuatu terhadap Hakim Industrial di Bandung, KPK tetapkan IW sebagai tersangka. IW adalah Plt Panitera Muda Pengadilan Hubungan Industrial Bandung,” ujar Johan di kantornya, Jumat (14/12).

Atas perbuatannya tersebut, Ike dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b atau f atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tipikor jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Menurut Johan, penetapan tersangka terhadap Ike merupakan pengembangan penyidikan dalam kasus yang dijerat ke Hakim PHI Bandung,
Imas Dianasari. “Dalam konteks itu KPK temukan dua alat bukti yang cukup untuk kemudian disimpulkan ada dugaan IW ini terlibat di dalamnya,” ujar Johan.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua