Kamis, 04 Juli 2013

Majelis Kesampingkan Putusan Praperadilan GM Chevron

Eksepsi ditolak, pengacara ajukan perlawanan terhadap putusan sela.
NOV


Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang diketuai Antonius Widjiantono menolak seluruh keberatan (eksepsi) pihak terdakwa bioremediasi PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) Bachtiar Abdul Fatah. Menurut majelis surat dakwaan penuntut umum telah memenuhi syarat formal sesuai KUHAP.


“Majelis menyatakan Pengadilan Tipikor Jakarta berwenang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara terdakwa Bachtiar Abdul Fatah,” kata Antonius saat membacakan amar putusan sela, Kamis (4/7).


Menurut majelis dalam nota keberatannya, pihak terdakwa menyatakan dakwaan tidak dapat diterima dan sepatutnya dibatalkan. Pendapat itu mengacu pada putusan  praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyatakan penetapan tersangka Bachtiar tidak sah. Putusan praperadilan tetap berlaku selama tidak ada putusan pembatalan dari pengadilan yang lebih tinggi.


Namun, Antonius berpendapat, putusan praperadilan tidak masuk dalam lingkup keberatan sebagaimana diatur Pasal 156 ayat (1) KUHAP, sehingga sudah seharusnya dikesampingkan. Praperadilan, lanjutnya, memiliki kewenangan untuk menentukan sah tidaknya suatu penangkapan, penahanan, penuntutan, atau ganti kerugian seperti tertulis pada Pasal 77  KUHAP.


Sama halnya pada materi keberatan yang mempersoalkan kewenangan Pengadilan Tipikor untuk mengadili. Menurut Antonius, Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berwenang mengadili perkara Bachtiar karena perkara didakwakan penuntut umum adalah perkara korupsi, bukan perkara tindak pidana lingkungan.


Seperti tertuang dalam surat dakwaan penuntut umum, yang menguraikan terdakwa menandatangani kontrak bridging senilai AS$741,402 ribu dengan Herland bin Ompo selaku Direktur PT Sumigita Jaya. Perbuatan terdakwa menimbulkan kerugian keuangan negara, sehingga masuk dalam ketentuan UU Tipikor.


Antonius juga menolak materi keberatan yang mempersoalkan kompetensi relatif Pengadilan Tipikor Jakarta dalam mengadili perkara Bachtiar. Menurutnya, meski lokasi bioremediasi berada di wilayah hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru, penuntut umum telah menetapkan locus delicti di BP Migas, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua