Senin, 07 Oktober 2013

Ada Ribuan DIM RKUHAP dan RKUHP

Pemerintah khawatirkan sisa masa tugas DPR.
RFQ
Wakil Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin. Foto: SGP


Tujuh bulan lamanya, Komisi III DPR menyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Revisi KUHAP dan KUHP. Senin (7/10), Komisi III akhirnya menyerahkan hasil kerja mereka kepada pemerintah. Penyerahan dilakukan dalam pertemuan kedua antara wakil pemerintah dengan Komisi III. Pertemuan pertama dengan agenda penyerahan draf RKUHAP dan RKUHP dari pemerintah ke DPR berlangsung pada Maret lalu.


“Kami menyerahkan DIM RKUHAP dan RKUHAP kepada pemerintah hari ini,” ujar Wakil Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin yang memimpin rapat.


Aziz mengatakan, DIM yang diserahkan berasal dari sembilan fraksi yang melakukan pembahasan. Sebanyak 704 DIM dalam RKUHP buku ke-1. Aziz merinci, DIM yang dinyatakan tetap berjumlah 365. DIM bersifat catatan sebanyak 39. Sedangkan DIM yang bersifat redaksional sebanyak 130. Kemudian, DIM yang bersifat meminta penjelasan dari pemerintah sebanyak 33. Sedangkan DIM bersifat substansi baru sebanyak tiga.


Lebih jauh Aziz menuturkan, dalam RKUHP buku ke-2 sebanyak 1.596 DIM. Ia merinci, DIM bersifat substansi sebanyak 201, bersifat catatan sebanyak 145, redaksional sebanyak 53. Sedangkan DIM bersifat meminta penjelasan pemerintah sebanyak delapan, bersifat substansi baru sebanyak dua, dan dinyatakan tetap sebanyak 1.178.


Sedangkan DIM keseluruhan RKUHAP sebanyak 1.169. Aziz merinci, DIM yang dinyatakan tetap sebanyak 729. Dinyatakan tetap dengan catatan sebanyak 69, bersifat redaksional sebanyak 97. Sedangkan bersifat substansi sebanyak 208 DIM, meminta penjelasan pemerintah sebanyak 28 DIM, dan bersifat susbtansi baru sebanyak 38 DIM.


“Berdasarkan tiga hal itu, kami meminta persetujuan dari pemerintah terhadap RKUHP dan RKUHAP untuk bisa kita nyatakan tetap dan dapat kita teruskan dalam rapat panitia kerja,” ujar politisi Golkar itu.


Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin menyatakan setuju atas DIM dari DPR. Dia menilai pembahasan DIM memerlukan waktu panjang. Tapi, masa tugas anggota dewan periode 2009-2014 begitu pendek, sehingga perlu diambil langkah staretegis. Amir mengusulkan pembahasan RKUHAP dan RKUHP dilakukan secara simultan, selaras dan berkesinambungan.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua