Senin, 13 Oktober 2014

Instagram “Ganteng-Ganteng Lawyer” Banjir Komentar

Ada yang memuji, meragukan, atau mengusulkan nama lain.
CR-18
Foto: http://instagram.com/gantenggantenglawyer
Dalam hitungan hari, artikel hukumonline berjudul “Ladies, Ini Dia Para Ganteng-Ganteng Lawyer” menuai ribuan klik. Terhitung per Senin, 13 Oktober 2014, jumlah kliknya mencapai 12 ribuan. Popularitas artikel hukumonline tersebut sejalan dengan ramainya komentar atau sekadar memberi tanda “Like” pada akun Instagram “Ganteng-Ganteng Lawyer”.
 
Popularitas akun “Ganteng-Ganteng Lawyer” sebenarnya sudah terlihat sebelum artikel hukumonline tayang. Lalu, aktivitasnya meningkat setelah artikel hukumonline tayang. Sampai dengan Minggu kemarin, 12 Oktober 2014, tercatat 903 komentar yang membanjiri akun Instagram yang pertama kali muncul 20 Agustus 2014 itu.
 
Komentar paling banyak tentunya datang dari kaum hawa. Nada komentarnya beragam. Ada komentar yang mengekspresikan kekaguman, seperti akun deskanadia yang menulis komentar “Hahaha Gemes deh cakraaa” pada foto Cakra Perkasa. Ada komentar yang bernada meragukan seperti akun iinneexxx yang menulis “Gak salah nih?” pada foto Alkira Noersatryo.
 
Lalu, ada juga komentar yang isinya mengusulkan kandidat nama lain yang dianggap layak masuk daftar “Ganteng-Ganteng Lawyer”. Misalnya akun almirasjarif yang menulis “min masa @edwinprasetyadari AHP engga masuk sih cuman di crop doang. #gglmaterial banget sih min” pada foto Ivan Nugroho. Usulan ini kemudian diterima oleh admin “Ganteng-Ganteng Lawyer”, Edwin Prasetya masuk dalam daftar.
 
Uniknya, yang memberi komentar tidak melulu kaum Hawa, tetapi juga lelaki. Komentar kaum Adam juga beragam. Ada yang mengafirmasi pilihan admin seperti akun dimasdwi yang menulis “Hahahaha anjir ini sih ganteng bgt cuy.. Bintangnya alpus 3 dan trisakti” pada Heru Pratikto.
 
Ada juga yang memberi komentar bernada bangga, seperti ibrahim_reza yang menulis “Wkwkwkw bangga gw sm rekan @puguhugup. Sepakat ga? @ay_um@ar_bas@ramin_ramina” pada foto Teguh Putra Alliansich Lubis.    
 
Beberapa nama yang masuk dalam daftar “Ganteng-Ganteng Lawyer” juga turut sumbang komentar di foto dirinya sendiri. Davian Varian misalnya sempat memberi komentar yang terkesan merendah terkait fotonya yang masuk daftar “Ganteng-Ganteng Lawyer”. @mariorendy sorry ya bro kayanya salah masukin yg punya ig.”
 
Atau Aryo Michaelsen yang menulis komentar yang bernada bersyukur, “I want to thank god for giving me a goatee worthy of such acclaim, for without it i would not be here.
 
Selain komentar terkait foto-foto tertentu, ada juga komentar yang mempertanyakan kategori “ganteng” versi admin “Ganteng-Ganteng Lawyer”. Aku c7queen misalnya menulis “Ini gimana ya kategorinya? Ko lama2 ga ganteng yaa... 😪@gantenggantenglawyer”. Lalu, disambut komentar senada dari sandjuliana "Setuju atas gw nih min... Ini standar gantengnya segimana ya... Hahahha... Ini sih semua lawyer jadi masuk GGL nih kayanya”.
 
Dua pertanyaan itu dijawab diplomatis oleh admin gantenggantenglawyer@c7queen@sandjuliana wah...ganteng itu kan relatif..berbagai aspek dan sudut pandang hrs terpenuhi..klo boleh tau, yg mana nih yg menurut kalian ga ganteng??

Setelah terakhir mengunggah foto Harry Ponto dalam daftar “Ganteng-Ganteng Lawyer”, 21 September 2014, admin “Ganteng-Ganteng Lawyer” menampilkan satu sosok baru. Namanya, Fawzan Irchamsjah berasal dari Tiendas Law Office. Foto Fawzan diunggah 9 Oktober 2014, dan langsung menuai 42 Like, 19 komentar.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua