Utama

KPK-Polri "Bersatu" Ungkap Pelaku Teror

Polri akan menggerakan Baharkam, Baintelkam, dan Bareskrim untuk menangani ancaman teror yang menimpa pegawai KPK.
Oleh:
Novrieza Rahmi/ANT
Bacaan 2 Menit

Ronny melanjutkan, Presiden Joko Widodo telah meminta Polri untuk bersikap proaktif terkait teror yang diterima KPK. Polri akan mengerahkan beberapa fungsi seperti Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri untuk mendalami informasi dari pihak pegawai KPK dan anggota keluarga yang menerima ancaman.

Selain itu, para personel Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) akan diterjunkan untuk mengamankan rumah para penyidik dan pegawai yang diteror. Sementara Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) akan menyelidiki siapa pelaku teror yang menebar ancaman tersebut.

Terkait pemberitaan teror yang diterima KPK yang cenderung menyudutkan Polri sebagai pelaku teror, Ronny menegaskan bahwa tidak ada unsur Polri yang meneror KPK. Ia bahkan menyebutkan sudah ada jaminan dari Wakapolri. "Wakapolri menjamin dari Polri tidak ada yang meneror," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari belakangan, para penyidik yang menangani perkara Komjen (Pol) Budi Gunawan, Biro Hukum, dan keluarga pegawai KPK menerima ancaman teror dari orang tidak dikenal. Ancaman itu mulai dari telepon dan SMS gelap, hingga dibuntuti.

Akibat ancaman tersebut, para penyidik KPK yang sedianya menjadi saksi dalam sidang praperadilan Budi Gunawan tidak jadi dihadirkan. Malahan sempat beredar informasi jika ada salah seorang keluarga Biro Hukum KPK menerima ancaman todongan pistol dari orang tidak dikenal.

Berita Terkait