Rabu, 13 May 2015

Ini Cara Pengacara Publik Mengisi Liburan


“Kalau di dalam negeri yang paling berkesan di Ora Beach, Pulau Seram Maluku karena total perjalanan ke sana lima jam, namun terbayar dengan kondisi pantai yang sangat bagus. Jadi itu seperti pantai yang disembunyikan oleh gunung,” tambah pria yang menjabat sebagai Kepala Non Litigasi di LBH yang didirikan dan dikelola oleh advokat senior Hotma Sitompoel ini.


Sedangkan untuk liburan weekend, Jecky bersama pengacara publik lainnya di LBH Mawar Sharon menyambangi mall atau nonton ke bioskop. “Lebih suka nonton film dan ketemu teman-teman untuk tukeran info juga mengenai pekerjaan.  Tahun lalu ada outing sekantor semua sehubungan dengan pembukaan kantor cabang di Batam, kita ke sana. Jadi sekalian sekantor pergi ke Singapore. Intinya lebih menjaga keakraban diri bersama temen-temen sekantor,” jelasnya.


Namun, biasanya untuk mengisi liburan panjang, dia juga kerap mengisi waktu dengan pulang kampung ke kampung halaman. “Kalau target traveling sebenarnya ngga ada, untuk lebaran, natal dan tahun baru, pulang kampung karena sudah di Jakarta semua. Wajibnya untuk pulang kampung sekalian liburan juga,” tambahnya.


Pengacara publik di Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Jakarta, Ryan Muthiara Wasti lebih suka mengisi liburan dengan pergi ke tempat bersejarah atau museum. “Kalau saya lebih suka traveling ke tempat-tempat bersejarah atau museum. Tetapi juga suka pergi ke gunung yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera,” ujarnya.


Selain traveling, Ryan juga mengisi waktu liburan dengan pergi ke seminar-seminar. “Biasanya saya mengisi liburan seperti long weekend ini pergi ke Seminar Lingkungan dan juga kebetulan weekend ini ada acara Milad PAHAM. Sehingga saya isi dengan kegiatan tersebut,” pungkasnya.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua