Kamis, 16 July 2015

Nama Pendidik Itu Terpatri di Ruang Moot Court


Luasnya pengetahuan Bismar dan pengalaman puluhan tahun sebagai hakim membuat beberapa kampus menariknya sebagai pengajar. Malah di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM, nama Bismar tercatat sebagai ahli hukum yang mendukung pendirian kampus ini.


Di laman kampus IBLAM tertulis nama Prof. H. Bismar Siregar, SH. Di buku Hukum dalam Sorotan Perspektif Islam yang disunting Agus Surono dan Agus Pahlawan, tertulis pula gelar profesor di belakang nama Bismar. Sayangnya, pelacakan yang dilakukan hukumonline ke beberapa kampus tak menemukan tanggal pasti pengukuhan Bismar sebagai Guru Besar (profesor) dan materi pidatonya. Lepas dari gelar itu, sang hakim kontroversial itu telah puluhan tahun mengabdikan dirinya sebagai pendidik. Pun setelah ia meninggalkan kursi hakim agung.


Pilihan menjadi pendidik ini diambil Bismar, walau ada profesi lain yang lebih menjanjikan secara materi, yakni menjadi pengacara. Ya, di negeri ini, ada fenomena para mantan hakim agung, bahkan eks Ketua Mahkamah Agung (MA), yang beralih profesi sebagai pengacara.


Dalam buku ‘Sajadah Panjang Bismar Siregar’, Bismar bahkan ikut komentar terkait fenomena itu. Kebijaksanaannya terlihat dalam sikapnya. Walau Bismar enggan mengikuti jejak menjadi pengacara, ia tidak nyinyir kepada rekannya yang mengambil langkah itu.


Namun, Bismar tegas menyatakan beralih profesi sebagai pengacara bukan jalan hidupnya. “Jika ditanya apakah saya mau jadi pengacara? Jawaban saya sederhana, cukuplah sekian puluh tahun bergelut di bidang hukum dan keadilan. Biarkanlah sisa usia melewati 65 itu diabadikan menolong orang yang teraniaya, tanpa harap imbalan dari sesama manusia. Lillahi ta’ala, berharap berkat dan ridha-Nya. Itu saja bagi saya,” tulisnya. “Untuk yang lain? Tak ada larangan. Dan jangan dilarang,” sambungnya.


Pilihan itu pula yang membuat Bismar sangat sabar menjalani profesi barunya –selepas menjadi hakim- sebagai pendidik. Kesabaran ini rupanya juga terdengar oleh putranya, advokat Kemalsjah Siregar yang juga mengajar beberapa kali di FH UAI.


Pria yang akrab disapa Kemal ini berkisah kekesalannya terhadap sekelompok mahasiswa yang membiarkan dirinya sebagai dosen untuk menunggu mereka berkumpul di dalam kelas.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua