Rabu, 04 November 2015

Ini 10 Unggulan Kompetisi Inovasi Peradilan

Masyarakat dapat ikut memilih.
RIA
Daftar 10 unggulan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Peradilan. Foto: Twitter @Inovasi_MA

Panitia Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Peradilan 2015 telah mengumumkan 10 inovasi unggulan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Peradilan 2015, Rabu (4/11). Dari sepuluh produk inovasi yang dijagokan, tiga di antaranya berasal dari lingkungan peradilan agama dan tujuh dari peradilan umum tingkat pertama.
 
Penasaran pengadilan mana saja yang lolos dan apa produk yang mereka bawa masing-masing? Ini dia sepuluh inovasi unggulan tersebut:

 



























































No.

Nama

Produk Inovasi

1

PA Malang

Audio to Text Recording (ATR)

2

PA Merauke

Kemudahan Masyarakat Pencari Keadilan Untuk MemperolehInformasi di Pengadilan Agama Merauke Hanya Dengan Menekan Tombol Hand Phone. 

3

PA Tanggamus

Tanggamus Mobile Court (TMC)

4

PN Bale Bandung

Mediasi Teleconference

5

PN Bontang

Pelayanan Informasi Secara Interaktif Melalui Siaran Radio

6

PN Mungkid

Aksesibilitas Pengguna Difable di Website Standar 

7

PN Pekanbaru

Menghitung Sendiri Panjar Biaya Perkara (e-SKUM)

8

PN Salatiga

Pelayanan Peradilan Pemulihan Terpadu (P3T) 

9

PN Samarinda

Computerized Sytem dalam Pengarsipan Perkara

10

PN Yogyakarta

Pelayanan Kesehatan dan Ruang Pengasuhan Anak Sebagai Bagian dari Inovasi Pelayanan Terpadu

 
 
Dikutip dari website resmi , panitia menyampaikan bahwa 10 inovasi ini didapatkan setelah dilakukan penilaian substansi dokumen inovasi oleh Dewan Juri pada tanggal 20 dan 23 Oktober 2015, dan diikuti verifikasi faktual oleh Tim Verifikator pada tanggal 28 Oktober sampai dengan 2 November 2015.
 
“Tahapan verifikasi faktual ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari penilaian substansi dokumen inovasi oleh Dewan Juri yang telah dilakukan sebelumnya pada tanggal 20 dan 23 Oktober 2015 di Gedung Mahkamah Agung RI,” tulis panitia dalam siaran yang dirilisnya.
 
Verifikasi faktual dilakukan oleh tim verifikator yang terdiri dari Tim Sekretariat didampingi oleh Panitia Pelaksana dan Media/Pers yang dalam hal ini adalah awak redaksi selaku media partner dalam kegiatan ini.
 
Untuk diketahui, sejak kompetisi ini resmi dibuka oleh Ketua MA pada 19 Agustus 2015, hingga pendaftaran resmi ditutup, terdapat 443 inovasi yang masuk. Namun, hanya 338 inovasi lah yang memenuhi syarat untuk lolos dalam
 
Dari 338 inovasi yang masuk, 185 inovasi berasal dari 97 lingkungan peradilan agama, 131 inovasi berasal dari 73 Pengadilan Negeri, 18 inovasi dari 11 (sebelas) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), dan 4 (empat) inovasi dari empat lingkungan peradilan militer.
 
Setelah sekarang mengerucut menjadi sepuluh, para penanggung jawab dari sepuluh inovasi unggulan akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti seleksi tahap akhir Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Peradilan 2015 yang akan diselenggarakan pada tanggal 12 November 2015.
 
Bersamaan dengan itu, terhitung sejak hari ini sampai dengan Kamis minggu depan, 12 November 2015, masyarakat dapat melakukan untuk inovasi jagoannya agar terpilih menjadi inovasi favorit. dapat kamu lakukan langsung di .




http://inovasi.mahkamahagung.go.id/



www.hukumonline.com

verifikasi berkas.





voteVotingsini

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua