Peringkat Corporate Law Firm Indonesia

​​​​​​​Cerita di Balik Survei Kantor Hukum Korporasi

​​​​​​​Hukumonline berkomitmen untuk menghadirkan laporan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Oleh:
Fathan Qorib
Bacaan 2 Menit
Ilustrasi: HGW
Ilustrasi: HGW

Hukumonline.com sejak lama telah memberikan perhatian besar dan mendalam kepada dinamika profesi hukum di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, hukumonline semakin serius ikut ambil bagian dalam upaya mewujudkan profesi hukum yang profesional dan berintegritas. Hal tersebut dilakukan hukumonline dalam berbagai cara mulai dari pemberitaan, layanan informasi dan analisis, serta berbagai kegiatan seminar dan diskusi bagi profesi hukum, khususnya bagi kalangan lawyer atau advokat. 

 

Salah satu persembahan spesial redaksi hukumonline bagi kalangan advokat adalah serial artikel mengenai “Sejarah Kantor Hukum Advokat I dan II” yang diterbitkan menjelang akhir 2017 lalu. Awal 2018 ini hukumonline kembali menyajikan serial tulisan yang memotret wajah firma hukum korporasi di Indonesia.

 

Dalam rangkaian tulisan kali ini hukumonline lebih sekadar memotret wajah kantor hukum korporasi Indonesia. Untuk pertama kalinya, hukumonline juga membuat peringkat firma-firma hukum tersebut.

 

Tentu tak mudah bagi kami menyajikan itu semua ke pembaca. Tengok saja saat membuat dua serial artikel mengenai sejarah kantor hukum advokat Oktober-November 2017 lalu, belasan narasumber, lusinan literatur hingga penelusuran ke berbagai lini dilakukan tim Redaksi Hukumonline. Waktu yang dibutuhkan pun tak sebentar. Tiap serial artikel sejarah kantor hukum membutuhkan waktu satu bulan pengerjaannya, sehingga untuk dua serial dikerjakan hampir dua bulan lamanya. Berkali-kali revisi harus dilakukan demi keakuratan data. Hasilnya, kami serahkan kepada pembaca untuk menilainya.

 

 

Kini, hukumonline mencoba memotret wajah firma hukum korporasi di Indonesia. Sama seperti serial sejarah kantor advokat, pengerjaan potret firma hukum korporasi ini membutuhkan waktu tak sebentar. Bahkan, tantangannya semakin kompleks.

 

Mulai akhir tahun 2017 tepatnya awal Desember, hukumonline melayangkan kuesioner daring kepada 25 law firm. Ke-25 law firm tersebut seluruhnya merupakan pelanggan hukumonline. Melalui self assessment atau mengisi sendiri kuesioner, firma-firma hukum itu kami harapkan dapat memberikan informasi yang akurat seputar data kantornya. Kuesioner dilayangkan melalui email ke masing-masing kantor hukum.

Berita Terkait