Sabtu, 15 Desember 2018

Pagelaran Wayang Kulit Empat Pilar MPR Hibur Warga Pacitan

Pagelaran wayang kulit menjadi ajang efektif dalam sosialisasi empat pilar ke masyarakat.
RED
Usai pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pacitan, Jumat (14/12) malam. Foto: Humas MPR

Sekitar seribu lebih warga dari sembilan desa seputar Kecamatan Nawangan, dan daerah lain seputar Kabupaten Pacitan, Jawa Timur antusias memadati lapangan Pakis Baru, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan untuk menyaksikan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Jumat (14/12) malam.

 

Lapangan rumput 'becek' usai diguyur hujan sejak sore hari tak menyurutkan langkah seribu lebih masyarakat tersebut, menyemut menyaksikan aksi dalang kondang Ki Anom Suroto membawakan lakon 'Bima Sakti'.

 

Pesona dalang kondang Ki Anom Suroto memukau masyarakat ditambah lagi dengan kehadiran anggota MPR RI Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal MPR RI Siti Fauziah yang didampingi Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antarlembaga dan Layanan Informasi Biro Humas Setjen MPR RI Muhammad Jaya.

 

Hadir pula dalam acara tersebut Forkompimda Kabupaten Pacitan, perwakilan Bupati Pacitan, Camat Nawangan, 9 Kepala Desa Kecamatan Nawangan dan tokoh masyarakat Nawangan.

 

Antusiasme masyarakat sangat luarbiasa, walaupun gerimis kecil masih terasa, masyarakat sudah berkumpul sejak Isya.  Padahal acara berlangsung tepat pukul 21.00 WIB.  Panitiapun sangat sibuk menambah kursi mengakomodir masyarakat yang terus berdatangan.

 

Harsono warga Desa Pakis Baru, adalah satu dari seribu lebih warga yang terlihat antusias.  Dengan membawa istri dan dua anaknya, Harsono sibuk membersihkan air yang membasahi rumput untuk kemudian menggelar tikar plastik yang dibawanya dari rumah.

 

"Saya memang pencinta wayang kulit apalagi dalangnya bagus.  Dan saya baru tahu kalau wayangan ini merupakan bagian dari Sosialisasi Empat Pilar MPR," ujarnya, seraya memberikan wayang mainan kecil kepada anak bungsunya yang dibelinya di pintu masuk lapangan.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua