Senin, 27 Mei 2019

Prasetiya Mulya Jalin Kerjasama Mitra Klinik dan Hukumonline University Solution

Melalui program Hukumonline University Solution. Tak hanya kerjasama sebagai mitra klinik, Program Studi Hukum Bisnis Internasional Prasetiya Mulya juga memfasilitasi mahasiswa dan civitas akademika kampus berupa akses pusat data hukumonline.
Hamalatul Qur'ani
Program Studi Hukum Bisnis Internasional Universitas Prasetya Mulya bekerjasama dengan Hukumonline. Foto: Istimewa

Program Studi Hukum Bisnis Internasional Universitas Prasetiya Mulya resmi menjalin kerjasama sebagai mitra klinik hukumonline. Selain itu, sebagai penunjang riset dan publikasi ilmiah, Prodi Hukum Bisnis Universitas Prasetiya Mulya juga menjalin kerjasama dalam program Hukumonline University Solution. Program tersebut memfasilitasi seluruh dosen maupun mahasiswa akses penuh ke lebih dari 80.000 koleksi peraturan dan dokumen putusan tanpa harus login. Kerjasama ini dijalin sebagai komitmen Universitas Prasetiya Mulya dalam penguatan dan pengembangan riset, publikasi ilmiah serta pengembangan praktik dan implementasi atas konsep hukum yang dipelajari mahasiswa dalam perkuliahan.

 

Dekan Fakultas Bisnis & Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Agus W Soehadi menyebut salah satu visi & misi program studi hukum bisnis internasional ini adalah bagaimana kegiatan sekolah bisa memberikan dampak terhadap masyarakat, entah itu dampak yang dilahirkan melalui tulisan ataupun dalam bentuk konsultasi. Sehingga untuk mendorong penguatan pemahaman civitas akademika untuk mengimplementasikan konsep hukum, Ia menyebut Universitas Prasetiya Mulya juga telah berupaya menjalin banyak kolaborasi dengan Industri, salah satunya adalah kolaborasi Hukumonline University Solution dan kerjasama mitra klinik hukumonline.

 

“Tujuannya agar siswa kita tak hanya belajar konsep, lebih daripada itu, kita harap siswa kita mampu memahami bagaimana konsep itu diterapkan di masyarakat, terutama untuk hukum. Tanpa adanya wadah praktek tentu keterampilan mereka tidak terasah,” tukasnya.

 

Ia berharap, Kolaborasi ini menjadi pilihan yang signifikan untuk mencapai visi & misi tersebut. Sebagai mitra klinik, civitas akademika kampus dinilainya akan mendapatkan kesempatan yang luas untuk terjun langsung memberikan pencerahan hukum lewat permasalahan hukum yang ditanyakan masyarakat. Di situ, selain dapat mengetahui perkembangan masalah hukum, civitas akademika juga akan belajar sekaligus berlatih bagaimana memberikan analisis dan advice hukum terbaik.

 

“Untuk itu kerjasama ini menjadi sangat menarik,” katanya

 

Adapun terkait kolaborasi Universitas Prasetiya Mulya dengan Hukumonline University Solution, setidaknya terdapat 3 fasilitas yang diberikan Kampus untuk menunjang kemudahan riset dan publikasi ilmiah civitas akademikanya. Pertama, mahasiswa, dosen dan guru besar akan mendapatkan akses terhadap koleksi ke lebih dari 80.000 koleksi peraturan dan putusan yang disusun secara tersistem. Kedua, Dosen dan Guru Besar Universitas Prasetiya Mulya juga terfasilitasi untuk mempublikasikan artikel hukum dengan mencantumkan lambang universitas di laman hukumonline.com. Ketiga, satu alamat surel kampus yang terdaftar akan mendapatkan daftar peraturan dan regulasi terbaru setiap 2 minggu sekali.

 

Direktur Konten dan Pemberitaan Hukumonline, Amrie Hakim menyambut baik kolaborasi program studi hukum bisnis internasional Universitas Prasetiya Mulya sebagai mitra klinik hukumonline. Ia juga mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan pilihan tepat bagi Universitas Prasetiya Mulya untuk mengaplikasikan misinya melahirkan jebolan yang tak hanya paham konsep namun juga paham bagaimana mengimplementasikan hukum.  Terlebih, katanya, pertanyaan yang masuk ke klinik hukum memang merupakan persoalan hukum yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Bahkan, lanjutnya, klinik hukum tercatat telah menyumbang sebesar 3,5 juta hingga 4 juta pageviews. Artinya, klinik hukumonline telah banyak berkontribusi menjawab persoalan kemasyarakatan serta menjadi rujukan utama soal hukum dan implementasinya.

 

“Jadi kalau klinik yang dipilih Universitas Prasetiya Mulya untuk society impact, maka itu adalah pilihan yang tepat,”

 

Begitu banyaknya klinik menerima pertanyaan masuk dari masyarakat hingga kerap masuk banyak pertanyaan yang sama, maka demi efisiensi, Ia menyebut hukumonline telah berhasil mengembangkan sebuah robot pintar yang mampu menjawab berbagai pertanyaan hukum (Legal Intellegence Assistance/LIA). Melalui LIA, katanya, robot itu akan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan hukum pidana, hukum perkawinan, hukum waris dan hukum perceraian.

 

Lahirnya LIA, disebutnya juga merupakan jawaban atas responsifitas hukumonline dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Untuk membentuk sistem itu, hukumonline bahkan telah mempekerjakan legal technologist dengan background IT namun menguasai big data hukum. 

 

“Harapan kami selain klinik hukum dan pusat data, teman-teman Universitas Prasetiya Mulya juga bisa datang ke hukumonline untuk melihat teknologi apa saja yang digunakan hukumonline,” tutupnya.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua