Senin, 08 Juli 2019

Mitigasi Potensi Kerugian: Kunci Penting Sebelum Masuk Proses Arbitrase

 

Terlebih, tidak ada metodologi objektif yang bisa digunakan untuk mengukur apakah prinsip iktikad baik itu telah terlanggar atau tidak oleh salah satu pihak. Penafsirannya dinilai sangat lentur, akibatnya bahkan dari penafsiran itu bisa berpotensi menciptakan suatu teori hukum baru.

 

“Pertanyaannya, orang common law yang begitu strict dengan isi kontrak seberapa comfortable mereka memutuskan argumentasi soal itikad baik? Apakah arbiter dengan background common law nyaman untuk menciptakan norma hukum baru juga terhadap kasus yang notabene melibatkan hukum Indonesia?” tukasnya.

 

Adapun untuk mencegah kemungkinan ‘diserang’ oleh pihak lawan dengan gugatan kerugian tertentu yang tidak terukur, Partner firma hukum King Spalding, Simon Dunbar mengatakan antisipasi kerugian mesti dilakukan sejak awal dengan memasukan klausa-klausa pembatasan pertanggungjawaban dalam kontrak. Para pihak bisa saling menyepakati untuk membatasi pertanggungjawaban mereka untuk kesalahan-kesalahan tertentu seperti wanprestasi atau kelalaian.

 

“Klausa-klausa inilah yang umumnya sangat efektif untuk mengurangi kemungkinan para pihak terpapar nilai kerugian yang sangat besar,” ucapnya.

 

Setidaknya terdapat 2 (dua) poin penting klausa limitasi yang bisa diterapkan para pihak dalam kontrak, yakni cakupan limitasinya (hanya berlaku untuk apa saja) dan konsekuensi yang mungkin dihasilkan suatu kontrak (efek-efek apa saja yang mungkin terjadi ketika kontrak diimplementasikan).

 

“Contoh umum yang biasa digunakan terkait pembatasan atau pengecualian pertanggungjawaban seperti kinerja yang buruk, hilangnya profit, hilangnya daya guna suatu objek sengketa dan konsekuensi kerugian (consequential loss),” jabarnya.

 

Khusus untuk kerugian potensial, betul-betul harus jeli dalam membaca kontrak agar tidak terjebak dengan kata-kata seperti ‘termasuk namun tidak terbatas pada (including but not limited to)’ dan kata-kata yang membuka peluang kerugian baru seperti kata ‘ termasuk hal-hal lain (any other)’.

 

Sebaiknya, pemilihan kata dilakukan dengan pembatasan yang betul-betul jelas agar terukur, seperti penggunaan kata ‘pertanggungjawaban terbatas hanya terhadap’ dan/atau kata penegasan berupa ‘pertanggungjawaban tidak termasuk untuk seluruh jenis kerugian’.

 

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua