Rabu, 17 July 2019

Hakim Daftar Capim KPK, Ini Kata MA

Para capim akan menghadapi uji kompetensi dan pembuatan makalah.
Aji Prasetyo
Foto: RES

Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK telah merilis 192 nama calon yang lolos seleksi administrasi. Ada sejumlah nama yang tidak asing bagi dunia hukum mulai dari politisi, advokat, perwira kepolisian, petinggi Kejaksaan, petinggi lembaga tertentu hingga hakim. Berdasarkan penelusuran hukumonline ada beberapa nama yang masih lolos seleksi administratif sehari-hari berlatar belakang hakim, dan hakim ad hoc.

 

Sejauh ini yang berhasil diidentifikasi adalah Binsar Gultom, Anwar, Saifudin Zuhri, Sigit Herman Binaji, dan Raden Roro Andy Nurvita. Ada 192 calon yang sudah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Siapakah para hakim tersebut?

 

Sewaktu bertugas di PN Jakarta Pusat, Binsar Gultom menjadi anggota majelis yang menyidangkan perkara pembunuhan berencana atas nama terdakwa Jessica Kumala Wongso. Pengalamannya sebagai hakim sudah banyak, bertugas di beberapa pengadilan seperti PN Simalungun dan PN Bengkulu. Binsar pernah mencalonkan diri dalam seleksi yang dilakukan Komisi Yudisial, namun gagal.

 

Kandidat lain, Anwar, selama ini dikenal sebagai hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Jakarta. Ia pernah menjadi pengadil di beberapa kasus besar seperti kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Dalam putusan dugaan korupsi mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, Anwar mengajukan pendapat berbeda. Ia menganggap Karen tidak terbukti melakukan korupsi karena akibat keputusannya melakukan akuisisi yakni kerugian negara adalah risiko dari bisnis (business judgment rule).

 

(Baca juga: Ini 192 Capim KPK yang Lulus Seleksi Administrasi)

 

Saifudin Zuhri juga hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, setelah sebelumnya bertugas di PN Banyuwangi. Perkara yang pernah dia tangani di Pengadilan Tipikor adalah kasus suap Hakim ad hoc Tipikor Medan Merry Purba, dan perkara merintangi penyidikan dengan terdakwa advokat Frederich Yunadi.

 

Nama terakhir, Raden Roro Andy Nurvita tercatat sebagai Hakim Yustisial di Pengadilan Tinggi Yogyakarta. Ia pernah menjadi perhatian publik ketika dijatuhi hukuman non palu selama 8 bulan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung.

 

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah mengaku belum mengetahui nama-nama hakim yang ikut mendaftar seleksi Capim KPK. "Sampai saat ini saya belum tahu siapa saja yang mendaftar," kata Abdullah kepada hukumonline.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua