Senin, 02 September 2019

Berbagi Tips Pembuatan Konten Agar Tetap Diminati Pembaca

Terpenting kunci keberhasilan Klinik Hukumonline ialah kolaborasi dengan lembaga lain yang bersifat kemitraan.
Aida Mardatillah
Direktur Pemberitaan dan Konten Hukumonline Amrie Hakim saat berbagi pengalaman dalam pembuatan konten agar diminati pembaca. Foto: AID

Sejak didirikan 19 tahun silam, Hukumonline yang digagas para pemerhati hukum berupaya mengedukasi masyarakat, memberi pemahaman peraturan perundang-undangan dan praktik penyelesaian segala permasalahan hukum. Salah satu wujudnya, mengelola konten informasi kreatif yang diminati para pembaca melalui kanal Klinik Hukumonline, pemberitaan, atau yang lainnya.   

 

Direktur Pemberitaan dan Konten Hukumonline.com, Amrie Hakim mengatakan sejak didirikan tahun 2000-an, pembuatan konten Hukumonline awalnya masih manual. Namun, sejak tahun 2008 saat media sosial mulai marak, konten Hukumonline terus dikembangkan seiring memasuki era digital.

 

“Akhirnya, kita berupaya memperbanyak konten yang diminati pembaca,” kata Amrie dalam sebuah forum diskusi yang diadakan oleh Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2) bertajuk “Amplifikasi Pesan Lewat Konten Kreatif bersama Hukumonline” di Gedung International Financial Centre (IFC) Jakarta, belum lama ini.

 

Dalam kesempatan ini, Amrie mencoba membagikan tips khusus platform Klinik Hukumonline agar tetap diminati pembaca. Klinik Hukumonline adalah sebuah konten pembahasan tanya jawab seputar dunia hukum yang dialami masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Sebisa mungkin Klinik Hukumonline membahas tanya jawab hukum yang berhubungan kehidupan sehari-hari, seperti aspek hukum pacaran, jual beli barang di mall, dan lain-lain yang sebisa mungkin menyentuh kebutuhan hidup orang banyak,” tuturnya.

 

Selain membahas aspek kehidupan sehari-hari, kata Amrie, Klinik Hukumonline juga membahas aspek hukum berbagai peristiwa yang sedang trending topic di jagat media. “Biasanya konten ini keuntungannya menjadi viral, tapi tetap memberi edukasi kepada pembaca dan menjangkau pembaca lain dengan tetap menjaga reputasi perusahaan,” kata dia.

 

Baginya, kunci keberhasilan Klinik Hukumonline ialah kolaborasi dengan lembaga lain yang bersifat kemitraan. Seiring naiknya reputasi, Klinik Hukumonline selama ini menggandeng mitra yang biasanya berasal dari kalangan ahli hukum, lawfirm, dan akademisi. Misalnya seperti, Peradi, LBH Jakarta, Lokataru, PuSaKO, PusKAPSI, LBPH PPS, dan lain-lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua