Senin, 04 November 2019

Santunan Dukacita bagi Keluarga Advokat

Santunan tersebut merupakan bentuk perlindungan PERADI terhadap para anggotanya.
CT-CAT
Rahmawati dan kedua anaknya, Keenan dan Nadhifa menerima santunan dari Wakil Sekretaris Jenderal DPN PERADI, Rivai Kusumanegara. Foto: Istimewa.

Untuk ke-35 kalinya di tahun 2019, Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) menyerahkan santunan dukacita bagi keluarga advokat yang ditinggalkan. Prosesi penyerahan santunan sebesar Rp10 juta tersebut diberikan kepada Rahmawati, istri dari almarhum Wahyu Febriansyah, anggota DPC PERADI Jakarta Barat di Sekretariat Nasional PERADI pada 31 Oktober lalu.

 

Rahmawati hadir bersama keluarga dan kedua anaknya, Keenan dan Nadhifa. Santunan diberikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPN PERADI, Rivai Kusumanegara didampingi oleh Wakil Ketua Umum DPN PERADI, Zul Armain Aziz; Ketua DPC PERADI Jakarta Barat, Hermansyah Dulaimi, dan Sekretaris DPC PERADI Jakarta Barat, Viator Harlen Sinaga.

 

Wahyu Febriansyah sendiri tercatat sebagai advokat muda dan aktif dalam kegiatan olahraga DPC PERADI Jakarta Barat maupun PBH PERADI. Terakhir, ia menjadi kapten tim futsal PBH PERADI pada PERADI Cup di Bali. Pada waktu itu, timnya mendapatkan juara kedua.

 

Rivai menjelaskan, santunan tersebut merupakan bentuk perlindungan PERADI terhadap anggotanya. Bekerja sama dengan PT AIA Financial, santunan akan diberikan sepanjang telah melakukan data ulang dan diajukan dalam waktu tiga bulan setelah kematian. Adapun program asuransi ini digagas sejak kepemimpinan Fauzie Yusuf Hasibuan. “Dengan pengajuan klaim asuransi, data mortalitas anggota akan terus diperbarui,” Rivai menambahkan.

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua