Minggu, 29 March 2020

Peradi Rilis Daftar Peserta yang Lulus UPA Peradi 2020

Sabtu kemarin (28/3), DPN Peradi yang berlokasi di Grand Slipi Tower telah merilis hasil Ujian Profesi Advokat (UPA) tahun 2020.
CT-CAT
Panitia Penilaian Hasil Ujian Profesi Advokat Tahun 2020 Peradi. Foto: istimewa.

Sabtu kemarin (28/3), Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) yang berlokasi di Grand Slipi Tower telah merilis hasil Ujian Profesi Advokat (UPA) tahun 2020. Pengumuman ini dikeluarkan oleh Panitia Ujian Profesi Advokat (PUPA) Peradi dalam Surat Keputusan Panitia UPA Peradi Tahun 2020 Nomor KEP-005/PUPA-PERADI/III/2020 tentang Pengumuman Hasil Ujian. Adapun dalam pengumuman tersebut, sekitar sepuluh persen peserta tidak lulus, dengan jumlah kelulusan sebanyak 4.344 orang.

 

Sebelumnya, UPA Peradi 2020 diselenggarakan secara serentak di 37 kota Indonesia pada Sabtu (22/2/2020). Proses kemudian berlanjut dengan dilakukannya penilaian hasil ujian oleh sekitar 40 advokat senior berpengalaman pada 6 Maret 2020. Penyelenggaraan ujian dan penilaian ini juga bekerja sama dengan perusahaan outsoucing, sehingga terjamin kredibilitasnya. Daftar peserta yang lulus UPA Peradi tahun 2020 dapat dilihat di situs Peradi.

 

Ketua Umum DPN Peradi, Prof. Dr. H. Fauzie Y. Hasibuan, S.H., M.H. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah lulus. “Selamat kepada peserta ujian yang telah lulus ujian karena sudah memenuhi persyaratan utama untuk bisa menjadi advokat. Kepada peserta yang belum lulus, jangan patah semangat. Belajarlah lebih giat pada kesempatan ujian yang akan datang,” katanya.

 

Melalui keterangan tertulisnya, Ketua PUPA, R. Dwiyanto Prihartono, S.H., M.H. mengatakan, sebanyak 4.844 peserta dari berbagai kota Indonesia telah mengikuti UPA Peradi 2020. “Hal ini membuktikan besarnya kepercayaan yang diberikan Peradi sebagai penyelenggara (ujian) yang profesional dan kredibel,” Dwiyanto menambahkan.

 

Pasal 3 ayat (1) huruf F Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat menyebutkan, untuk dapat menjadi advokat, seseorang harus terlebih dulu mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Selanjutnya, mereka harus lulus Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diselenggarakan oleh organisasi advokat, dalam hal ini Peradi. Adapun setelah lulus UPA, seorang calon advokat harus menjalani magang di kantor advokat anggota Peradi selama dua tahun berturut-turut. Bila usia calon advokat telah 25 tahun, mereka dapat mendaftar untuk pengambilan sumpah sebagai advokat di Pengadilan Tinggi berdasarkan domisilinya.

 

Silakan cek daftar peserta yang lulus UPA Peradi Tahun 2020 di sini.

 








Artikel ini merupakan kerja sama Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua