Rabu, 01 April 2020

Di Tengah Wabah Covid-19, Kebutuhan Mendirikan Perusahaan Tetap Ada

Manfaatkan teknologi yang sudah ada, yakni OSS Versi 1.1.
Fitri Novia Heriani
Chief Executive Officer Easybiz, Leo Faraytody, dalam Webinar Hukumonline dengan tajuk “Perizinan Usaha Melalui Sistem OSS Versi 1.1 Bagi Pelaku Usaha”, Selasa (31/3).

Wabah virus Corona (Covid-19) membuat pemerintah membatasi mobilitas manusia. Masyarakat diminta untuk diam di rumah demi mencegah penularan virus yang lebih massif. Imbauan ini membuat sejumlah kegiatan seperti bekerja dan belajar dilakukan dari rumah dengan memanfaatkan teknologi internet.

 

Di sektor ekonomi, proses perizinan dijamin tetap berjalan lewat mekanisme online yang sudah disediakan oleh pemerintah yakni Online Single Submission (OSS). Chief Executive Officer Easybiz, Leo Faraytody, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang sudah menyediakan OSS untuk sektor perizinan. Sehingga meskipun dalam situasi wabah virus Corona, orang-orang tetap bisa berusaha dan melakukan sesuatu terutama untuk persoalan pendirian perusahaan.

 

“Walaupun situasi wabah seperti sekarang, orang tetap berusaha untuk melakukan sesuatu termasuk Easybiz,” kata Leo dalam Webinar Hukumonline dengan tajuk “Perizinan Usaha Melalui Sistem OSS Versi 1.1 Bagi Pelaku Usaha”, Selasa (31/3).

 

Meskipun jumlahnya turun, kata Leo, tetap saja ada kebutuhan untuk mendirikan perusahaan. Akan tetapi ada juga yang request untuk melakukan perubahan, artinya situasi tidak baik tapi bisnis tetap bisa berjalan.

 

(Baca: Setahun OSS di Mata User)

 

Kemudian mengoptimalkan teknologi OSS yang sudah 1,5 tahun. Menurut Leo, sudah banyak improvement ketika ada kejadian seperti sekarang masyarakat masih bisa menggunakan layanan tersebut untuk kepentingan perusahaan.

 

“Kalau tidak ada OSS mungkin aktifitas OSS akan banyak terganggu terutama urusan perizinan,” katanya

 

Konsultan Easybiz, Andrey, menambahkan jika proses perizinan lewat OSS dalam dua pekan terakhir sempat terhenti di minggu-minggu awal setelah pemerintah menyerukan untuk tetap berada di rumah. Namun hal tersebut kembali normal meskipun terjadi penurunan jumlah pengurusan perizinan.

 

“OSS sempat terhenti di minggu-minggu awal, bisa masuk tapi stack. Mungkin karena user banyak masuk dan traffic meningkat karena semua orang kerja dari rumah dan menggunakan internet,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua