Kamis, 11 June 2020

IKHAPI Kembali Perbarui Kerja Sama dengan Hukumonline

Selasa lalu (9/6), Ikatan Kuasa Hukum & Advokat Pajak Indonesia (IKHAPI) kembali memperbarui kerja sama dengan Hukumonline terkait publikasi selama satu tahun mendatang.
CT-CAT
Mengikuti imbauan pemerintah perihal pembatasan fisik dan sosial, pertemuan antara Hukumonline dan IKHAPI untuk membahas aspek kerja sama ini dilakukan via Zoom Meeting. Foto: istimewa.

Selasa lalu (9/6), Ikatan Kuasa Hukum & Advokat Pajak Indonesia (IKHAPI) kembali memperbarui kerja sama dengan Hukumonline terkait publikasi selama satu tahun mendatang. Adapun mengikuti imbauan pemerintah perihal pembatasan fisik dan sosial, pertemuan untuk membahas aspek kerja sama ini dilakukan via Zoom Meeting.

 

Bagi IKHAPI, pembaruan kerja sama ini bertujuan untuk terus meningkatkan sosialisasi dan promosi mengenai program maupun kiprah IKHAPI, khususnya bagi khalayak Hukumonline. Ini termasuk memperkenalkan IKHAPI sebagai organisasi profesi kuasa hukum serta konsultan perpajakan yang mandiri dan bersinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maupun institusi peradilan dengan moto ‘Penegakan Hukum Pajak yang Berkeadilan’.  

 

Doly Daely, S.H., CTA, dari Bidang Pendidikan dan Pelatihan Berkelanjutan IKHAPI mengatakan, kerja sama ini dilakukan karena publikasi media Hukumonline dinilai tepat pada target ruang lingkup, yakni advokat dan latar belakang hukum. Apalagi, terdapat peningkatan pada media sosial dan peminat produk IKHAPI selama periode kerja sama sebelumnya dengan Hukumonline. “Publikasi program-program yang kami lakukan melalui Hukumonline pun turut menambah luas audience IKHAPI, sehingga turut mensosialisasikan organisasi kami,” katanya.

 

Dalam waktu dekat, melalui kerja sama ini, IKHAPI akan kembali memulai sosialisasi kepada audience Hukumonline terkait program-program terbaru. Misalnya, pendidikan dan pelatihan perpajakan baik itu Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPL), seminar, atau brevet online yang akan diselenggarakan dalam enam bulan ke depan. Sebagaimana dicatat oleh Hukumonline, dalam satu tahun terakhir IKHAPI telah menggelar 11 PPL, pelatihan, maupun seminar.

 

Presiden IKHAPI, Dr. (c) Joyada Siallagan, S.E., S.H., M.H., CTA, CITA secara khusus berharap, kiprah dan komitmen IKHAPI memberikan edukasi kepada profesi hukum ini dapat diketahui oleh banyak orang. “Dengan adanya kerja sama ini, harapan kami dapat menjadi suatu media untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada profesi-profesi hukum dan lainnya untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian di bidang hukum pajak,” ungkap dia.

 








Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Ikatan Kuasa Hukum & Advokat Pajak Indonesia (IKHAPI).


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua