Selasa, 30 June 2020

11 Calon Anggota Badan Supervisi BI Jalani Uji Kepatutan

Berdasarkan rapat keputusan internal Komisi XI pada 24 Juni lalu, seleksi kelayakan dan kepatutan bakal digelar selama dua hari yakni sejak Selasa (30/6) sebanyak 8 orang calon. Sedangkan dan Rabu (1/7) sebanyak 3 orang yang menjalani seleksi uji kelayakan dan kepatutan.

Misbakhun menilai para calon memiliki kelebihan masing-masing. Namun kepastian bakal terpilih tidaknya, bergantung dari hasil seleksi di depan anggota Komisi XI DPR. Dia berharap semua calon maksimal menunjukan kompetensi keilmuan dan kemampuannya terutama dalam hal wawasan tugas dan fungsi peran BSBI.

“Nanti kita lihat soal kemampuan kompetensi keilmuan, wawasan dan integritas masing-masing calon. Idealnya memang diisi dari unsur akademisi hingga professional,” harapnya.

Seperti diketahui, ruang lingkup tugas dan wewenang BSBI antara lain melaksanakan telaahan atas laporan keuangan tahunan dan anggaran operasional Bank Indonesia. Kemudian menelaah prosedur pengambilan keputusan kegiatan operasional di luar kebijakan moneter dan pengelolaan aset Bank Indonesia. Selain itu, menelaah lainnya yang ditugaskan oleh Komisi XI DPR. Namun tidak termasuk investasi yang terkait dengan pelaksanaan kebijakan di bidang moneter, sistem pembayaran, dan perbankan yang menjadi tugas pokok Bank Indonesia.

Anggota BSBI periode 2017-2020 bakal memasuki masa purna tugasnya per Juli mendatang.  Lima anggota BSBI periode 2017-2020 antara lain, Mohammad Fadhil Hasan, Muhammad Edhie Purnawan (maju pencalonan lagi, red); Candra Fajri Ananda; Prof Hikmahanto Juwana; dan A Tony Prasetiantono.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua