Senin, 12 October 2020

Memahami Keterkaitan antara Keamanan Pangan dan Ekonomi Sirkular

ILUNI FHUI berkolaborasi dengan ILUNI FTUI mengadakan webinar bertema ‘Implementasi Kebijakan Nasional Mendukung Keamanan Pangan dan Kemandirian Energi’.
CT-CAT

Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, tertulis bahwa negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu dan bergizi seimbang; baik di tingkat nasional maupun daerah, hingga perseorangan secara merata di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan, dan budaya lokal.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (ILUNI FHUI) dan Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia (ILUNI FTUI) melihat ada kaitan yang erat antara keamanan pangan dan ekonomi sirkular. Apalagi di masa pandemi Covid-19. ILUNI FHUI dan ILUNI FTUI menilai, keduanya perlu dijadikan batu lompatan untuk menggiatkan sektor pertanian, di mana terdapat cukup banyak persoalan yang perlu diangkat untuk mencari solusi sekaligus melahirkan usulan model bisnis baru yang dapat diterapkan langsung pada masyarakat petani Indonesia.

 

Sebagai bentuk kontribusi pada peningkatan produktivitas dan jaminan keamanan pangan nasional, ILUNI FHUI berkolaborasi dengan ILUNI FTUI mengadakan webinar bertema ‘Implementasi Kebijakan Nasional Mendukung Keamanan Pangan dan Kemandirian Energi’. Dengan menggunakan platformZoom Meeting, ebinar ini akan dilaksanakan pada Kamis, 15 Oktober, pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB.

 

Terdapat empat pembicara yang akan hadir pada webinar ini, di antaranya Menteri Pertanian Indonesia-Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo; Wakil Menteri Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional  Republik Indonesia), Surya Tjandra; Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal-Kementerian Desa dan PDT Republik Indonesia, Samsul Widodo; Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, FX Sutijastoto; dan perwakilan dari Koperasi Lumbung Bumi, Achmad Syawaluddin. Adapun webinar ini juga dimoderatori oleh Ketua Umum ILUNI FHUI, Ashoya Ratam dan ILUNI FTUI, Ichsan. 

 

Anda dapat mendaftar langsung dan mengisi data diri untuk mengikuti webinar bertema ‘Implementasi Kebijakan Nasional Mendukung Keamanan Pangan dan Kemandirian Energi’ melalui tautan berikut ini: bit.ly/ilunifhftui.

 








Artikel ini merupakan kerja sama Hukumonline dengan Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (ILUNI FHUI).


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua