Rabu, 14 October 2020

​​​​​​​Yuk Pahami Aspek Hukum dan Strategi Persiapan hingga Prosedur IPO bagi Perusahaan

​​​​​​​Webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai seluk beluk pendekatan hukum dalam strategi dalam persiapan dan prosedur permodalan yang dapat dilakukan perusahaan dalam melakukan IPO.
Tim Hukumonline

Penawaran umum perdana/Initial Public Offering (IPO) adalah suatu peristiwa di mana untuk pertama kalinya suatu perusahaan menawarkan sahamnya kepada khalayak ramai di pasar modal. Selain adanya biaya penawaran (footing fees) yang harus ditanggung, sebagian orang masih menganggap bahwa IPO masih merupakan salah satu cara termudah dan termurah bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dana sebagai konsekuensi dari semakin berkembangnya perusahaan dan meningkatkan kebutuhan dana investasi.

Perusahaan yang melakukan IPO otomatis perusahaan tersebut go public di pasar modal. Dengan go public, perusahaan dapat menarik dana yang relatif besar dari masyarakat secara tunai. Sedangkan bagi masyarakat luas ke dalam kepemilikan, akan membawa konsekuensi bagi pemilik semula, yaitu hak kepemilikannya relatif berkurang dibanding dengan sebelum go public.

Untuk mengetahui perkembangan aspek hukum dari persiapan dan prosedur yang dapat dilakukan perusahaan dalam melakukan IPO hingga tahapan pendaftaran penawaran umum dan pencatatan saham di bursa, Hukumonline.com bermaksud mengadakan Webinar Hukumonline 2020:  "Pendekatan Hukum dan Strategi dalam Persiapan dan Prosedur IPO (Initial Public Offering) di Indonensia"yang akan diadakan pada Senin, 26 Oktober 2020, mendatang.

Webinar ini akan dihadiri oleh narasumber kompeten di bidang pasar modal, yaitu Viska Kharisma Fajarwati selaku Partner dari HBT Law Firm. Viska tercatat sebagai corporate partner yang memiliki pengalaman luas di bidang pasar modal dan jasa keuangan. Narasumber yang kedua yaitu Ivina Suwana selaku Associate dari HBT Law Firm. Ivina mengkhususkan diri dalam transaksi pasar modal ekuitas dan penerbitan obligasi.

Kami membuka pendaftaran webinar ini bagi yang berminat, terutama bagi in-house counsel dan lawyer yang ingin mengetahui aspek hukum dalam melakukan IPO bagi perusahaan dari regulasi terkait, Jangan sampai melewatkan kesempatan ini, tempat terbatas, first come first served!

Jika Anda tertarik, silakan klik di sini atau klik gambar di bawah ini.

Sebagaimana diketahui, secara sederhana dapat dikatakan bahwa go public merupakan suatu tahapan dalam pertumbuhan suatu perusahaan dan merupakan langkah penting pertama dalam evolusi sebuah perusahaan publik. Kenyataannya, bahwa tidak semua perusahaan besar melakukan go public sehingga menunjukkan bahwa go public merupakan pilihan, bukan suatu keharusan. Dengan demikian, suatu perusahaan memutuskan melakukan go public dengan alasan yang telah dipertimbangkan dengan matang.

Fenomena untuk menjadi perusahaan publik semakin diminati oleh perusahaan dalam beberapa tahun belakang ini. Beberapa alasan perusahaan untuk melakukan go public yaitu mengatasi kendala pinjaman, mempunyai bargaining yang lebih besar dari bank, diversifikasi likuiditas dan portofolio, monitoring, pengakuan investor dan perubahan modal. Apabila saham dijual ke publik, berarti perusahaan tersebut melakukan go public.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua