15 Pemenang Tuangkan Pemikiran Hukum Melalui Lomba Esai Nasional 100 Tahun FHUI
Terbaru

15 Pemenang Tuangkan Pemikiran Hukum Melalui Lomba Esai Nasional 100 Tahun FHUI

Dengan beragam tema yang relevan seputar hukum, sosial, dan perkembangan kebijakan di Indonesia.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit

Sesi penyisihan dan penjurian dilakukan selama satu bulan. Terpilih sepuluh karya sebagai pemenang dari tingkat SMA dan lima pemenang dari tingkat Universitas. Pengumuman pemenang telah dilakukan di acara Legal Career Expo yang dilaksanakan di outdoor area Basket Hall Senayan Jakarta pada 9 November 2024 yang lalu.

“Kelima belas pemenang ini berhasil memenuhi kriteria, sekaligus dapat menjelaskan dengan baik persoalan sekaligus solusi yang masuk akal dari persoalan yang mereka angkat,” jelas Crista.

Hukumonline.com

Daftar pemenang.

Lomba esai nasional ini diadakan sejak September hingga November 2024 dengan sejumlah rangkaian kegiatan. Para peserta mendapatkan pembekalan secara daring oleh sembilan narasumber yang diadakan pada 16 September 2024 lalu. Sejumlah nama besar yang turut menjadi narasumber di antaranya Prof Hikmahanto Juwana, Mas Achmad Santosa, Prof Harkristuti Harkrisnowo dan Yasmin Muntaz. 

Pada sesi pembekalan banyak materi yang diberikan. Mulai dari cara penulisan esai yang baik, pentingnya hukum untuk mendukung kemampuan kepemimpinan dan membangun generasi emas, hingga topik hukum terkait lingkungan dan hak anak & wanita. 

“Antusiasme peserta tampak dari jumlah esai yang masuk, dan diikuti peserta pelajar dari tingkat SMA hingga mahasiswa. Tercatat peserta yang mengikuti berasal dari berbagai daerah, seperti Padang, Sumbawa, hingga Jayapura,” ujar Crista.

Pada saat penilaian, para juri yang didalamnya juga ada profesional penulis, melihat tata tulisan, kalimat, dan tentu keorisinilan karya. Meskipun para peserta mengunggah pakta integritas yang menandakan tulisan dibuat orisinil, namun tim penilai tetap melakukan pengujian artificial intelligence untuk memastikan tulisan bebas plagiat dan tidak menyalin dari karya yang telah ada.

Pada saat penilaian juga dilakukan semacam panel diskusi yang membedah satu persatu tulisan yang telah tersaing ke dalam 100 besar untuk ditajamkan lagi penilaiannya. 

Sementara itu dihubungi terpisah, Ketua ILUNI FHUI, Rapin Mudiardjo berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat siswa terhadap dunia hukum. “Semoga semakin banyak pelajar yang kritis, serta mempunyai pengetahuan yang luas, serta kemampuan literasi yang baik,” tutupnya.

Suksesnya kegiatan ini menandakan komitmen FHUI dalam terus mengembangkan kualitas pendidikan hukum di Indonesia, sekaligus menginspirasi para pelajar dan mahasiswa untuk berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa melalui isu-isu yang krusial saat ini.


Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info