Tiga firma hukum terkemuka di Indonesia, yakni Ginting & Reksodiputro (G&R) in association with A&O Shearman, William Hendrik & Siregar Djojonegoro Law Group (WH&SD), dan PwC Legal Indonesia mengumumkan perubahan kepemimpinan serta pengangkatan partner baru sebagai bagian dari strategi memperkuat kapasitas dan layanan hukum kepada klien.
Di G&R, pendiri sekaligus Managing Partner Daniel Ginting memutuskan mengakhiri masa kepemimpinannya setelah 16 tahun memimpin firma tersebut. Daniel akan menempati posisi strategis senior di Danantara Indonesia.
Seiring perubahan tersebut, Harun Reksodiputro ditunjuk sebagai Managing Partner yang baru. Harun dikenal sebagai salah satu praktisi hukum korporasi terkemuka di Indonesia, khususnya di bidang merger dan akuisisi (M&A).
Baca Juga:
- Tumbuan & Partners Angkat Partner Baru Bidang Capital Markets
- Dentons Hanafiah Ponggawa & Partners Angkat Managing Partner Baru
Keahliannya mencakup transaksi M&A publik maupun privat, pasar modal, restrukturisasi korporasi, serta hukum persaingan usaha. Dalam beberapa tahun terakhir, Harun terlibat dalam sejumlah transaksi strategis di berbagai sektor, termasuk teknologi, media dan telekomunikasi (TMT), jasa keuangan, fintech, infrastruktur, transisi energi, dan kesehatan.
Ia juga memiliki hubungan kerja yang kuat dengan perusahaan multinasional, konglomerasi nasional, serta berbagai institusi pemerintah.
Sementara itu, William Hendrik & Siregar Djojonegoro Law Group (WH&SD) mengumumkan pengangkatan Hendrik Silalahi sebagai Managing Partner efektif per 1 Juli 2026, menggantikan William S. Palijama.

















