Adaptasi dan intuisi merupakan 2 (dua) hal yang berkaitan dan menimbulkan sinergi yang sempurna untuk menghadapi segala perubahan yang dihadapi dalam menangani suatu perkara. Selain jam terbang, dan semangat untuk selalu belajar, diperlukan juga kemampuan untuk berkomunikasi yang baik dengan pihak lawan atapun pihak lain yang terkait dengan perkara.
Tidak terbawa perasaan dan bersikap profesional dalam menjalankan profesi adalah salah satu bentuk Adaptasi terbaik dalam menghadapi segala perubahan yang terjadi di masa kini ataupun masa depan. Seorang Pengacara perlu memiliki kedewasaan emosional yang baik agar tidak mudah terbawa perasaan ataupun keadaan yang dihadapinya, sehingga segala tindakan yang diambil telah terencana secara matang.
Bagi Gabriela, dewasa secara emosional bukan berarti kita tidak bisa marah ataupun menjadi orang yang tidak berperasaan, namun seorang yang dewasa secara emosional adalah seorang yang mampu mengatur perasaannya dengan tidak egois dan tidak reaksional terkait suatu keadaan yang dihadapi.
Tentu bukan hal yang mudah bagi seorang Pengacara perempuan untuk memiliki kedewasaan emosional, oleh karena Perempuan identik dengan selalu menggunakan perasaan. Ketika Gabriela merasa perkara yang ditanganinya mulai menyentuh emosionalnya, biasanya Gabriela mengambil waktu sejenak untuk berdiam diri dan kembali berpikir tenang agar tidak bersikap reaksional karena bisa saja merugikan dirinya sendiri ataupun kepentingan klien.
Itulah pentingnya memiliki kedewasaan emosional sebagai seorang Pengacara Perempuan tentu kita perlu memiliki pemahaman dalam diri, bahwa kita bukan mewakili kepentingan diri kita terlebih lagi perasaan kita, namun kita mewakili kepentingan klien, sehingga segala tindakan kita sebagai kuasa Hukum harus dilakukan dengan hati-hati dan senang hati.
















