Beban Ganda Media di Balik Pesatnya Perkembangan AI
Terbaru

Beban Ganda Media di Balik Pesatnya Perkembangan AI

Penelitian Monash University Indonesia dan PR2Media menemukan media tidak hanya kehilangan trafik akibat AI Overview, tetapi juga menanggung biaya tambahan server akibat aktivitas bot pengambil data.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit

“Kerangka ini mengukur indeks kesiapan perusahaan mengadopsi AI, karena dia menargetkan bahwa perusahaan itu bukan hanya konsumen AI tapi memanfaatkan hingga mengembangkan sistem AI secara mandiri,” jelas Wendra dalam kesempatan tersebut.

Meski lebih siap mengadopsi AI, sebagian besar perusahaan media besar masih sebatas memanfaatkannya sebagai alat bantu, belum mengembangkan sistem AI secara mandiri. Sementara, media kecil masih terkendala keterbatasan SDM, biaya layanan AI, serta belum memiliki pedoman etika dan peta jalan pemanfaatan AI di tingkat organisasi.

Berdasarkan temuan tersebut, PR2Media merekomendasikan pelatihan teknis AI bagi anggota AMSI. Kemudian penyusunan pedoman etika penggunaan AI di ruang redaksi, serta pengembangan peta jalan transformasi digital yang disesuaikan dengan kapasitas masing-masing perusahaan media.

Dia mendorong AMSI perlu membangun strategi negosiasi kolektif dengan platform AI.  Termasuk membahas skema lisensi, perlindungan konten, kompensasi penggunaan data, hingga mekanisme pembagian manfaat apabila konten media dimanfaatkan untuk pelatihan model AI.

“Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi tawar perusahaan media di tengah pesatnya perkembangan AI,” pungkasnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info