Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1991 itu mendirikan Kantor Hukum bersama M. Sholeh Amin dan Mohammad Yamin di Solo. Kini Ifdal bergabung pada Kantor Hukum Husendro & Partners Indonesia Law Office sebagai Of Counsel/Advisor/Senior Advocate.
Berbagai pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ifdal turut serta masuk sebagia anggota tim. Seperti anggota tim peranncangan RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, RUU Masyarakat, dan beberapa RUU untuk ratifikasi konvensi internasional hak asasi manusia.
Selanjutnya ada Ronny Talapessy menjabat Wakil Direktur Hukum TPN Ganjar-Mahfud. Publik ingat betul kasus pembunuhan terhadap anak buah oleh Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo -kini sudah mendekam di balik jeruji besi-. Drama pembunuhan tersebut akhir terbongkar setelah pengakuan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
Ronny Talapessy namanya sempat melambung saat menjadi penasihat hukum Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Ronny tercatat sebagai anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Dia pun menjadi anggota IKADIN. Dia pun mendirikan dan menjadi Managing Partner Kantor Hukum RBT Law Firm yang berlokasi di Jakarta. Pria yang diketahui menjabat Wakil Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Jakarta Bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan. Kini, Ronny menjadi calon anggota legislatif untuk DPR.
Selanjutnya ada Heru Muzaki menjabat Wakil Direktur Hukum TPN Ganjar – Mahfud. Pria berlatarbelakang profesi advokat itu sempat menjadi partner pada Kantor Hukum HHM Law Office. Kini, Heru tercatat sebagai pendiri pada Kantor Hukum LHBM Councel dan menjabat sebagai partner.
Menjadi lawyer sebagai penasihat internal dan bekerja di firma hukum terkemuka menjadikan Heru memiliki pengalaman atas sejumlah transaksi penting di berbagai bisnis. Pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan itu memiliki kemampuan andal di bidang korporasi umum dan komersial, ketenagakerjaan, investasi asing, infrastruktur dan permasalahan kesehatan. Kini, Heru merupakan kandidat master hukum dari Universitas Leiden.
Terakhir, Tama S Langkun menjabat anggota Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud. Bagi masyarakat pegiat anti korupsi, nama Tama S Langkun tidaklah asing. Dia pernah berjibaku dalam aktivitas anti korupsi pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Indonesia Corruption Watch (ICW) sejak 2009-2020.
Pria kelahiran 29 Oktober 1984 itu kini ‘menyebrang’ menjadi politisi pada Partai Perindo. Partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu, Tama menjabat Ketua Bidang Hukum dan HAM dan juru bicara nasional DPP Partai Perindo. Tama merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya. Dia pun sempat mendirikan Kantor Hukum JNP Law Office. Selain itu, Tama sempat menjadi tenaga ahli pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) periode 2021-2022. Kini, Tama menjadi calon anggota legislatif untuk DPR dengan dapil Jawa Barat 5 Kabupaten Bogor.
















