Dies Natalis ke-100, Ini Kontribusi FHUI dalam Perkembangan Hukum di Indonesia
Terbaru

Dies Natalis ke-100, Ini Kontribusi FHUI dalam Perkembangan Hukum di Indonesia

Peran FHUI tidak hanya dimulai dari era kemerdekaan, tetapi bahkan jauh sebelumnya, sejak masa penjajahan Belanda.

CR 33
Bacaan 5 Menit

“Ini adalah perkembangan yang sangat positif. Semakin banyak orang yang memahami hukum, maka akan semakin banyak diskursus hukum yang berkembang,” tambahnya.

Menjelang perayaan 100 tahun FHUI, Parulian menekankan pentingnya momen ini sebagai wujud peran berkelanjutan FHUI dalam membangun hukum Indonesia. Perayaan ini, kata dia, bukan hanya sekadar memperingati 100 tahun pendidikan hukum di Indonesia, tetapi juga menggelorakan semangat untuk terus membangun pendidikan hukum yang lebih baik dan lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Adapun perayaan ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk Sidang Terbuka di Balairung UI, maraton hukum, serta pertemuan alumni dari berbagai generasi. “Kita juga akan mengundang berbagai tokoh hukum dan pejabat negara untuk membahas bagaimana hukum di Indonesia bisa lebih maju. Pidato-pidato yang akan disampaikan di perayaan ini akan menjadi refleksi bagi kita semua tentang bagaimana posisi dan peran hukum di Indonesia selama 100 tahun terakhir, serta ke mana arah hukum kita ke depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia optimis bahwa hukum Indonesia akan terus berkembang dan menjadi lebih baik di masa mendatang, terutama dengan peran serta generasi muda dan alumninya. Dengan semakin banyaknya diskusi dan perkembangan dalam dunia hukum, pendekatan hukum di Indonesia akan semakin kuat dan berpihak kepada masyarakat luas. Peran alumni FHUI dalam pemerintahan, pengadilan, dan lembaga hukum lainnya juga akan terus menjadi kunci dalam mewujudkan negara hukum yang adil dan demokratis.

Sementara itu, Ketua BEM FHUI, Muhammad Alif Lathif menuturkan bahwa FHUI memiliki peran penting dari berbagai perspektif. Menurutnya, FHUI bukan hanya institusi pendidikan hukum, tetapi juga tempat bagi mahasiswa untuk tumbuh menjadi individu yang berintegritas dan berkomitmen terhadap keadilan.

“Dalam 100 tahun ini, FHUI telah menjadi pelopor dalam membentuk tatanan hukum Indonesia. Bagi mahasiswa, FHUI adalah tempat di mana kami belajar tidak hanya teori hukum, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.

Lathif menekankan betapa pentingnya peran FHUI dalam membentuk karakter pemimpin masa depan. Menurutnya, kehidupan di kampus FHUI tidak hanya fokus pada akademik yang serius, tetapi juga diperkaya dengan berbagai kegiatan non-akademis yang mempererat persaudaraan di antara para mahasiswa.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Ikatan Alumni FHUI, Adithya Prakasa, berbicara tentang arti penting peringatan seratus tahun FHUI bagi para alumni. Dia menjelaskan bahwa banyak alumni FHUI yang saat ini memegang posisi kunci di pemerintahan, termasuk di dalam Kabinet Merah Putih saat ini.

"Seratus tahun FHUI adalah simbol dari dedikasi kami sebagai alumni untuk terus berkontribusi pada bangsa. Para alumni FHUI memiliki semangat yang sangat tinggi, karena FHUI telah membekali kami dengan pendidikan yang tidak hanya kuat secara akademis, tetapi juga dalam membentuk karakter yang peduli pada keadilan dan kemajuan bangsa," ucap dia.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info