Dies Natalis ke-102, FHUI Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Keadilan dan Pembangunan Hukum
Terbaru

Dies Natalis ke-102, FHUI Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Keadilan dan Pembangunan Hukum

Kampus yang telah menduduki peringkat ke-96 QS World University Rankings by Subject 2026 ini terus berkomitmen untuk memperkuat kontribusi bagi ilmu pengetahuan, pembangunan hukum nasional, dan masyarakat.

Firyalfatin
Bacaan 3 Menit
Dekan FHUI, Parulian Paidi Aritonang dalam Dies Natalis ke-102 tahun FHUI, Rabu (28/10/2026). Foto: Firyal
Dekan FHUI, Parulian Paidi Aritonang dalam Dies Natalis ke-102 tahun FHUI, Rabu (28/10/2026). Foto: Firyal

Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) memperingati hari jadinya yang ke-102 tahun dengan mengusung tema ‘Berdiri untuk Keadilan, Berdampak untuk Perubahan’. Perayaan itu menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pendidikan hukum sekaligus meneguhkan komitmen FHUI dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia.

Dekan FHUI, Parulian Paidi Aritonang mengatakan, perjalanan panjang FHUI tidak dapat dilepaskan dari kontribusi pendidikan hukum terhadap perkembangan bangsa. Cikal bakal FHUI sendiri memiliki keterkaitan historis dengan peristiwa Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober. Sejumlah tokoh yang terlibat dalam Sumpah Pemuda merupakan mahasiswa sekolah hukum Rechtshoogeschool te Batavia sebutan FHUI kala itu.

“Ternyata mahasiswa Rechtshogeschool sudah memberi contoh untuk berdampak. Dampaknya luar biasa, sampai sekarang kita setiap 28 Oktober memperingati Sumpah Pemuda,” ujar Parulian dalam sambutannya, Rabu (28/10/2026).

Ia menekankan warisan sejarah tersebut perlu diteruskan melalui kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pembangunan hukum nasional, dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, capaian institusi tidak semestinya hanya diukur dari pengakuan atau peringkat akademik, tetapi juga dari manfaat yang dihasilkan bagi publik.

Baca juga:

FHUI pun berhasil menembus peringkat ke-96 QS World University Rankings by Subject 2026. Capaian tersebut, menurut Parulian adalah hasil kerja bersama mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan berbagai pemangku kepentingan fakultas.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak membuat FHUI berhenti pada kebanggaan atas peringkat, melainkan dapat semakin memperkuat kontribusi fakultas terhadap perkembangan ilmu hukum di masyarakat.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info