Sebelumnya, isu pengambilalihan Flight Information Region (FIR) dari Singapura juga merupakan pembahasan ranah Bangkok. Kehadiran akademisi strategis guna melengkapi perjuangan Pemerintah Indonesia.
Selanjutnya ia juga berbagi pengetahuan di University of Sharjah. Alasannya Uni Emirat Arab merupakan negara asal dua maskapai raksasa Etihad dan Emirates. Konektivitas dunia kini cukup banyak bergantung kepada kedua maskapai ini, termasuk bagi industri pariwisata Indonesia.
Sementara kehadiran di Ulyanovsk State University sebagai penyelenggara Transport Law Forum tahunan di Rusia berarti menjalin komunikasi dengan salah satu negara pemilik ruang udara terluas di dunia. "Kepentingan nasional pasti ada dan peluang bagi akademisi Indonesia untuk turut menyuarakan," terangnya.

Ridha Aditya berbagi keilmuan mengenai hukum udara di Ulyanovsk State University, Rusia.
Kemajuan teknologi telah memungkinkan akademisi mengenalkan Hukum Udara perspektif Indonesia kepada dunia melalui platform daring. Diskusi umumnya akan lebih cair di balik kebebasan mimbar akademik. Semua pihak dapat dirangkul mengingat pendidikan layaknya seni dapat menjadi jembatan untuk meredakan konflik dan membawakan pesan kedamaian.
















